Aktif Berkegiatan di Luar Rumah, Inilah Hasil Swab Test Reni Astuti

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti saat melakukan swab test mandiri.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti melakukan swab test secara mandiri. Hal ini dilakukan lantaran dirinya cukup aktif berkegiatan di luar rumah. Terlebih, saat ini persebaran Covid-19 di Surabaya belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Hampair saban hari, konfirmasi kasus positif di atas 100 orang.

Banyaknya elemen masyarakat yang ditemuinya selama beraktifitas, memantik kesadaran Mbak Reni, sapaan akrab politisi PKS tersebut, untum melakukan swab test mandiri. Hal ini dilaklukan guna memastikan kesehatannya. Reni melakukan rangkaian tes secara mandiri mulai rapid tes, foto rontgen dan tes swab.

“Saya merasa perlu memastikan diri saya bukan OTG (Orang Tanpa Gejala) yang akan membawa virus ke keluarga dan orang yang saya temui”, jelas Reni.

“Alhamdulillah rapidnya non reaktif, hasil rontgen thorax tidak ada kelainan dan swab PCRnya negatif.” sambungnya lega.

Dengan hasil tersebut, ujar Reni, bukan berarti dirinya terancam dari serangn Covid-19. Sebab, setiap orang harus tetap waspada.

Reni mengaku akan terus jalani aktifitas dengan patuhi protokol kesehatan pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan juga olahraga dan jaga imun. “Kita harus waspada dan tidak panik, terus ikhtiar untuk sehat dan tidak terpapar covid-19, ujungnya ya tawwakal, saling mendoakan ya.” ajak Reni tersenyum.

Mengenai kenggananya memanfaatkan fasilitas tes gratis yang disediakan Pemkot Surabaya, Reni menegaskan fasilita tersebut sangat tepat diberikan untuk masyarakat. “Saya kan tidak mau menganggu warga yang lebih membutuhkan tes, mereka perlu didahulukan,” katanya.

Sekadar diketahui, saat ini Surabaya masih zona merah dengan penambahan kasus masih cukup tinggi. Dia mengingatkan bahwa Surabaya belum aman, potensi penyebaran covid-19 masih tinggi, karena itu protokol kesehatan harus benar-benar dipatuhi oleh semua warga.

“Kita ini kan cinta Surabaya, ayo buktikan dengan patuhi protokol kesehatan. Kita juga mesti optimis pandemi akan berakhir namun jangan abai jika ingin Surabaya segera masuk zona hijau tanpa ada penambahan kasus positif covid-19,” pungkasnya. KBID-DJI