Alumni Akpol 1991 Bagi Ribuan Sembako, Kapolda Jatim: Kami Ikut Meraskan Beban yang Dialami Masyarakat


Peringatan HUT Alumji Akpol 1991 Batlyon Bhara Daksa ke-29 di Sidoarjo diisi dengan kegiatan Bhakti Sosial bagi-bagi ribuan paket sembako.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Anggota Polri Alumni Akpol angkatan 1991 Batalyon Bhara Daksa pada tanggal 27 Juli 2020 ini memperingati HUT Alumni Akpol angkatan 1991, dalam kegiatan ini dilaksanakan bakti sosial yang dilaksanakan di seluruh Indonesia bagi para Alumni Akpol Angkatan 1991 termasuk di Polres – Polres jajaran Polda Jatim.

Dimana pada tanggal 27 Juli 1991 (29 tahun) lalu dilantik menjadi anggota Perwira Polisi. Dan pada hari ini diselengarakan HUT dengan melaksanakan bakti sosial.

Dalam situasi Pandemi Covid19 yang berpengaruh terhadap kesehatan dan ekonomi dunia, serta tatanan kehidupan bangsa dan negara. Sehingga pada peringatan HUT Alumni Akpol Angkatan 1991 Batalyon Bhara Daksa menyelenggarakan bakti sosial.

“Kami memahami kesulitan dan beratnya beban yang dialami oleh masyarakat di Indonesia. Sehingga kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus memperingati HUT Alumji Akpol 1991 Batlyon Bhara Daksa ke-29 yang jatuh tepat pada hari ini,” kata Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, Kapolda Jatim, Senin (27/7/2020).

Nantinya pelaksanaan bakso ini berupa bahan pokok (sembako) serta bantuan alat atau modal usaha bagi masyarakat. Pelaksanaan bakti sosial ini sebagai bukti kepedulian Polri kepada masyarakat Indonesia.

“Baksos ini nantinya tidak hanya memberikan sembako ke masyarakat, namun juga akan kami berikan alat atau modal usaha bagi masyarakat. Ini bukti bahwa Polri sangat perduli dengan masyarakat,” ucapnya.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 Batalion Bhara Daksa membagikan tiga ribu paket sembako ke masyarakat terdampak covid-19 serta anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (bhabinkamtibmas). Seperti di Mapolresta Sidoarjo.

“Pembagian sembako dalam rangkah HUT Alumni Akpol Angkatan 1991 Batalyon Bhara Daksa tidak hanya di Sidoarjo, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah polres lain di Indonesia dengan bagikan paket sembako total sekitar 30 ribu paket sembako,” tambah Kapolda.

Terpisah Kombes Pranyoto Karolog Polda Jatim menyebutkan, bahwa ribuan paket sembako yang dari alumni Akpol 91 ini diberikan kepada masyarakat terdampak covid-19 secara langsung door to door oleh para anggota Bhabinkamtibmas Polresta Sidoarjo. Pemberangkatan bantuan sembako ini dilepas Kepala Biro Logistik Polda Jatim Kombes Pranyoto di Mapolresta Sidoarjo, Senin pagi (27/7/2020).

Selain untuk masyarakat terdampak covid-19, pemberian bantuan sembako dalam rangka 29 tahun pengabdian di korps Tribrata ini juga diberikan kepada 349 anggota Bhabinkamtibmas Polresta Sidoarjo. Sebab, para anggota bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak di lapangan dalam rangka penanganan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat.

“Bantuan ini untuk masyarakat terdampak covid dan anggota bhabinkamtibmas untuk menambah motivasi mereka,” kata Kombes Pranyoto, usai memberangkatkan ribuan paket sembako di Mapolresta Sidoarjo, Senin pagi (27/7/2020).

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan alumni Akpol 91 ini. Sebab selain untuk masyarakat terdampak, bantuan sembako juga diberikan untuk anggota bhabinkamtibmas. Bantuan ini, kata Sumardji, akan menambah semangat anggota bhabinkamtibmas di lapangan yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam penanganan covid-19.

“Kami berterima kasih sekali karena anggota bhabinkamtibmas diperhatikan alumni Akpol 91,” kata Sumardji.

Penanganan covid-19 di Sidoarjo selama ini tidak lepas dari peran anggota bhabinkamtibmas. Keberhasilan penanganan covid-19 melalui program Kampung Tanggung Semeru misalnya, juga tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab bhabinkamtibmas.

Kabupaten Sidoarjo sendiri sudah berhasil keluar dari zona merah dan masuk zona orange. Data terakhir hingga Senin (27/7/2020) ini, jumlah penderita covid-19 di Sidoarjo masih tinggi mencapai 2.982 orang dan 175 orang meninggal dunia. Sementara angka kesembuhan sebanyak 1.673 orang, pungkasnya.KBID-RIZ