Bantu Dinkes Lacak Warga yang Terpapar Corona, Polresta Sidoarjo Bentuk Tim Tracing

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Penelusuran atau trasing warga yang terpapar korona bakal semakin cepat. Sebab, tugas itu kini tidak hanya diemban Dinas Kesehatan (dinkes). Pemkab mendapatkan bantuan. Polresta Sidoarjo siap menerjunkan tim.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menjelaskan Polresta ikut serta melakukan trasing. Tujuannya untuk mempercepat melacak warga yang terpapar korona. “Sehingga bisa dipastikan berapa jumlah warga yang terinfeksi,” ucapnya.

Langkah itu juga memberikan keuntungan lain bagi pemkab. Penanganan warga yang terpapar korona jauh lebih cepat. Penduduk yang terkonfirmasi positif segera mendapatkan tindakan medis. Alhasil, resiko kematian bisa ditekan.

Sumardji menjelaskan, tim trasing Polresta sudah terbentuk. Jumlahnya sebanyak 20 orang petugas. Anggotanya terdiri dari tim urusan kesehatan (urkes) ditambah personil Satsabhara Polresta Sidoarjo.

Tugas tim trasing tersebut membantu kerja dinkes. Menelusuri warga yang terpapar korona. Berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain.

Selain itu ada misi lain. Yaitu memberikan pemahaman dan sosialisasi pada warga. Terutama penduduk yang belum bersedia mengikuti rapid tes.

Menurut Sumardji, untuk menghadapi masa pandemi, pemkab serta Polresta harus bahu-membahu. Memberikan pemahaman pada warga. Agar ikut mengikuti rapid tes. Sebab, dengan tes cepat itu, akan diketahui tingkat kesehatan masyarakat.

Dengan tambahan tim trasing dari Polresta itu, kini jumlah petugas penelusuran warga yang terpapar korona bertambah. Semula, banyaknya personil mencapai 20 orang. Penelusuran pun semakin cepat.

Kepala Dinkes drg Syaf Satriawarman mengakui, trasing menjadi kendala pemkab. Lantaran jumlah petugas terbatas. Penelusuran pun berjalan lambat. “Satu orang maksimal bisa menelusuri 4 warga yang terkonfirmasi,” jelasnya.

Kendala penelusuran lain yaitu sikap warga. Sejumlah penduduk enggan mengikuti rapid tes. Khawatir hasilnya reaktif. “Lalu harus isolasi,” ucapnya.

Tak hanya Polresta yang membentuk tim trasing. Rencananya, Kodim 0816 Sidoarjo juga turun tangan. Menerjunkan tim membantu penelusuran korona.

Menurut Syaf, tambahan tim trasing dari Polresta dan Kodim 0816 Sidoarjo itu sangat membantu. Tim bakal dibagi. Menjadi tim-tim kecil. Satu tim beranggotakan empat orang. “Kami sebar ke seluruh titik,” pungkasnya. KBID-TUR