KampungBerita.id
Kampung Raya Peristiwa Surabaya Teranyar

BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Klaim Kematian bagi Pegawai Non ASN di DPRD Surabaya

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono menyerahkan pembayaran klaim kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa kepada perwakilan
almarhumah Ibu Pria Astutik, pegawai non ASN DPRD Surabaya yang meninggal beberapa bulan lalu.@KBID-2022

KAMPUNGBERITA.ID-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa membayarkan klaim kematian sebesar Rp 42 juta kepada pegawai kontrak atau pegawai non ASN DPRD Kota Surabaya, Ibu Pria Astutik, yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Penerimaan manfaat keanggotaan BPJS Ketenakerjaan itu diterima oleh Supriadi alias Pak Kacung, ayahanda almarhumah, dan Priyo Nugroho Denta Runtulalu, putra sulung dan ahli waris almarhumah.

Pembayaran klaim diserahkan Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono di ruang kerjanya, Senin (1/8/2022). Didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, Indra Iswanto, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini, dan Sekretaris DPRD Kota Surabaya Mutandar.

“Saya menyampaikan belasungkawa atas kepergian Ibu Pria Astutik. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi almarhumah selama bekerja di sekretariat DPRD sebagai tenaga kebersihan,” kata Adi Sutarwijono kepada Supriadi alias Pak Kacung, ayahanda Pria Astutik.

Adi mengatakan, seluruh pegawai non ASN di lingkungan sekretariat DPRD Surabaya telah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Ibu Pria Astutik meninggal dunia beberapa bulan lalu karena sakit,” kata Adi.

“BPJS Ketenagakerjaan juga sedang memproses pembayaraan kematian bagi pegawai non ASN lain di DPRD Kota Surabaya,” kata Indra Iswanto, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini juga memintakan beasiswa bagi kedua putra Pria Astutik yang masih sekolah. “Untuk menunjang belajar kedua putra almarhumah yang kini tinggal diasuh kakeknya,” kata Zaini.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan akan mengkaji permintaan beasiswa itu. “Karena ada regulasi tentang beasiswa itu,” tandas Indra Iswanto.

Dia mengatakan, Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa mengelola 411.802 peserta, baik pekerja formal maupun informal, serta pekerja proyek. “Dan, sudah membayarkan klaim sejumlah Rp 317.071.297.114,”beber dia.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa menghaturkan terima kasih kepada Ketua DPRD Surabaya Pak Adi dan Kadisnaker Pak Zaini atas dukungannya yang sudah mendaftarkan seluruh non ASN dan pekerja kontrak yang berada di DPRD Surabaya khususnya,” kata Indra.

BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Indra, menyampaikan turut berduka cita pada ahli waris Bu Astutik yang meninggal dunia. Dan, hari ini sudah menyerahkan santunan kematian Rp 42 juta. “Mudah-mudahan bermanfaat kepada ahli waris dan kepada ananda,” jelas Indra.

Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa juga mengelola dana CSR dari perusahaan untuk dialihkan sebagai perlindungan untuk pekerja rentan di Kota Surabaya sebanyak 9.582 orang pekerja rentan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Achmad Zaini, menyambut baik pembayaran manfaat keikutsertaan BPJS Kerenagakerjaan.“Semoga pembayaran santunan ini mudah-mudahan berguna dan bermanfaat bagi anak yang ditinggalkan, maturnuwun,” imbuh Zaini.

Sementara itu, keluarga almarhumah Bapak Supriyadi mewakili ahli waris, menyampaikan terima kasih santunan maupun beasiswa pendidikan yang diupayakan bagi anak-anak almarhumah.
“Saya mewakili anak-anak cucu saya yang menjadi ahli waris dari Pria Astutik akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Akan kita manfaatkan dengan baik,” kata Supriadi.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih sekali, cucu saya yang ditinggalkan ini diusulkan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan untuk kelanjutan sekolahnya, terima kasih,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Serap Aspirasi Kaum Milenial, Whisnu sakti Gagas Festival Aspirasi Pemuda

RedaksiKBID

Banjir Bandang, 5 Kapal Nelayan Hanyut ke Laut, 4 Rusak Parah

RedaksiKBID

Lepas Jerat Hukum, Mantan Kepala DLH Magetan Duduki Jabatan Baru

RedaksiKBID