Maunya Bakar Ruang Kepala Desa, Bambang Keliru Lempar Bom Molotov ke Ruang Kelas TK

Tersangka Bambang (biru) saat rekonstruksi pembakaran ruang kelas sekolah TK.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Pelaku pembakaran ruang kelas TK Dharma Wanita, di Desa Kramatjegu Taman Jumat (11/9) lalu akhirnya terungkap. Pelaku adalah Bambang Supadi (51 tahun) warga RT 02 RW 05 Desa Kramatjegu. Pada Kamis (22/10) kemarin, rekonstruksi digelar.

Setidaknya ada 26 adegan yang diperagakan oleh pelaku. Salah satunya adegan tersebut menunjukan jika pelaku sudah menyiapkan bom molotov, ban karet dan serabut kelapa. Sejumlah barang pemicu kebakaran tersebut disiapkan pelaku dari rumahnya.

Bom molotov itu kemudian dibawa ke bagian belakang gedung TK. Usai melempar bom itu pelaku kemudian kabur. “Pelaku sebenarnya berniat melempar ke ruangan Kepala Desa Kramatjegu, tapi pelaku salah sasaran yang dilempar ruang kelas,” cetus Kapolsek Taman Kompol Herry Setyo Susanto.

Pasalnya, ruangan Kepala Desa Kramatjegu tersebut memang bersebelahan dengan TK Dharma Wanita. Akibatnya lemparan tersebut membuat satu ruang kelas terbakar. Hal itu sempat membuat guru dan kepala sekolah heran. Sebab secara tiba-tiba ruangan kelas itu terbakar tanpa sebab.

Kanit Reskrim Polsek Taman Iptu Giono menuturkan, setelah kebakaran itu pihaknya langsung menyelidik. Hasilnya mengerucut pada nama pelaku. Hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku sengaja berniat membakar ruangan kepalsa desa. Penyebabnya, kesal dengan pemerintahan desa.

“Jadi pada 3 September itu tiga bangunan toko milik pelaku dibongkar lantaran tidak punya izin,” Terang Giono.

Akibat pembongkaran tersebut pelaku tidak terima. Karena kesal kemudian berencana membakar ruang kepala desa. Akibat dari perbuatannya, pelaku terancam pasal 187 KUHP. “Untuk melengkapi berkas perkaranya maka kami lakukan reka ulang kejadian itu,” Pungkasnya. KBID-TUR