Pemungutan Suara di TPS, KPU Surabaya akan Berlakukan Protokol Kesehatan secara Ketat

Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Meski Pilkada Surabaya diselenggarakan di tengah pandemi Covid 19, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya tidak akan membatasi pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Hanya saja, KPU akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19 ini tak dibisa ditawar agar terjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak.

Menurut Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, sejauh ini peraturan KPU (PKPU) belum ada perubahan dan proses pembahasan. Pun petunjuk teknisnya.

“Tapi secara umum kami diberi gambaran oleh pimpinan (Ketua KPU RI Arif Budiman, red) bahwa pemungutan dan penghitungan suara di TPS akan memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat, ” ujar dia.

Lebih jauh, Nur Syamsi menjelaskan, bahwa dalam penerapan protokol kesehatan, pihaknya akan mengatur kedatangan pemilih. Bukan mengatur memilihnya. Misalnya saat penyampaian formulir C
6, KPU akan menyampaikan bahwa mulai pukul 07.00 hingga 09.00 adalah nomor sekian sampai sekian. Sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan di TPS.

Di luar itu, jelas Nur Syamsi, pihaknya akan mengatur tata letak antrean. Jadi, tak terkonsentrasi pada satu tempat saja.

” Kursi juga akan kita tata sesuai protokol kesehatan berjarak satu meter. Petugas TPS juga menyediakan masker kalau ada pemilih yang lupa memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun. Suhu tubuh pemilih juga akan dicek dengan thermo gun, ” ungkap Nur Syamsi, Sabtu (15/8/2020)

Lantas, apa yang dilakukan KPU agar pemilih tetap tertarik datang Ake TPS untuk menyalurkan hak suaranya? Nur Samsyi menandaskan, selain gencar sosialisasi pilkada ke masyarakat, juga menyampaikan ke publik bahwa pilkada ini adalah untuk kepentingan semua warga Surabaya.

“Karena produk dari pilkada ini akan memimpin Surabaya lima tahun ke depan. Kalau mereka ingin calonnya menang, ya mereka harus berpartisipasi dalam pilkada ini. Artinya, ya berduyun -duyun datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya, ” pungkas dia. KBID-BE