Pilwali Surabaya di Tengah Pandemi, PCNU Berharap Lahirkan Pemimpin yang Kredibel

Ketua PCNU Surabaya, KH Muhibbin Zuhri (jas hitam) bersama Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Subairi.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Ketua PCNU Surabaya, KH Muhibin Zuhri mengatakan, Pilwali Surabaya 2020 terdapat banyak tantangan lantaran diselenggarakan saat masih berlangsung pandemi Covid-19.

Menurutnya, pencoblosan yang sedianya dilakukan pada bulan September, diundur sampai tanggal 9 Desember 2020. Tak hanya itu, kata dia, dalam melaksanakan pemilihan juga harus melakukan kebisaan baru yang selama ini tidak pernah dilakukan. Hal ini karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

“Kehidupan berbangsa dan bernegara dalam musim pandemi selama ini, didalam menjalankan proses demokrasi tidak boleh berhenti” ujarnya saat menghadiri Lauching Pilwali Surabaya 2020, Sabtu (15/8) malam.

Gus Muhibbin menyarankan kepada penyelenggara, peserta dan pemilih untuk mematuhi dan taat akan protokol kesehatan. Hal ini perlu dilakukan karena Kota Surabaya masih dalam zona berbahaya. Pola hidup baru dengan memakai masker , cuci tangan dan mejaga jarak adalah hal yang perlu diperhatikan secara ketat.

“Kita harus memperhatikan pola hidup baru untuk menyesuaikan dengan keadaan yang masih pandemi. Walau prosedur- prosedur proses politik dilakukan tetapi mementingkan dan mengutamakan kepentingan kesehatan masyarakat” tegasnya

Dia menambahkan , semua yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilwali kota Surabaya 2020 untuk saling mengingatkan tentang pwntingnya melakukan protokol kesehatan. Karena ini menjadi prioritas, jangan sampai selesai ajang Pilwali bencana covid ini bertambah babyak.

“Semua harua saling melindungi , socity dan ormas- ormas untuk mengendalikan warganya supaya mematuhi protokol kesehatan” ungkapnya

Dalam pelaksanaan Pilwali 2020 nanti, pihaknya berharap akan menghasilkan pemimpin yang kredibel dan amanah. Karena proses politik di Surabaya dinilai sudah dewasa. Dan jauh dari nilai- nilai kecurangan.

“Tentu kita berharap nantinya melahirkan pemimpin yang kredibel, yaitu merupakan hasil pemilihan kredibel yang bermartabat”, katanya

Artinya tidak dipengaruhi oleh prosea money politik atau proses dengan hal- hal yang tidak rasional. Meski begitu Gus Muhibbin percaya betul bahwa rakyat Surabaya punya kecerdasan di dalam menentukan pemilihan. KBID-DJI