KampungBerita.id
Kampung Raya Teranyar

Pj Bupati Sidoarjo Minta Jangkauan Tracing Diperluas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Syaf Satriawarman.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Pj Bupati Sidoarjo menginginkan, tracing lebih diperluas lagi jangkauannya. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menyebut, tidak semua yang pernah berkomunikasi dengan orang yang teridentifikasi positif harus ditracing.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Syaf Satriawarman, seseorang bisa dikatakan sebagai kontak erat, minimal pernah berinteraksi dengan orang positif selama dua jam. Atau berada dalam satu ruangan yang sama dalam jangka waktu yang lama.

“Iya jadi gak semuanya yang pernah nyapa, atau ada orang positif, dia tidak tahu, lalu lewat terus hanya bertegur sapa gitu aja itu masuk kontak erat. Tidak begitu. Kecuali ada interaksi yang lama lebih dari 2 jam, di ruangan yang sama (kantor atau rumah), prokes tidak dijaga, itu masuk kontak erat,” kata Syaf saat dikonfirmasi, Selasa (16/2/2021).

Syaf mencontohkan, mereka yang termasuk dalam kategori kontak erat ialah keluarga atau rekan kerja seruangan di kantor. Terlebih, Syaf menyebut, tracing itu baru bisa dilakukan saat seseorang sudah dinyatakan positif via uji laboratorium (Swab PCR).

“Sekarang inikan banyak orang-orang yang rapid reaktif saja sudah bingung. Harus tracing dan lain sebagainya. Padahal, kalau reaktif itu, apalagi tidak ada gejala, sudah cukup istirahat saja. Kalau ada gejala baru diswab, kalau positif dikarantina,” urainya.

Mengenai batas minimal orang yang ditracing, Syaf menyebutkan tidak ada. Siapapun yang termasuk dalam kontak erat dari beberapa indikator tadi, semuanya harus ditracing. Tidak ada batasan jumlah minimal berapa.

“Misal, kalau di ruang kerjanya ada empat orang, yasudah itu yang ditracing. Gak perlu tujuh. Kecuali dia ada intensitas interaksi dengan orang lain lebih dari dua jam itu tadi. Kalau hanya ada empat ya empat, ada 20 ya semuanya ditracing. Begitu sistem kerjanya,” Terangnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam kunjungan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono di RW 12 Taman Wisata Tropodo menyatakan, tracing yang dilakukan di area tersebut perlu diperluas lagi. Dia menyebutkan, minimal harus ada lima orang yang harus ditracing dari satu orang yang dikategorikan positif.

“Namun, saya melihat tracing yang dilakukan belum luas. Di sini ada 107 unit rumah. Kemudian yang konfirm Covid-19 ada 8. Tapi tracingnya hanya dilakukan pada 12 orang kontak erat. Ini masih kurang, harusnya ada 40 orang,” Pungkasnya, Sabtu (13/2/2021) lalu. KBID-TUR

Related posts

Piala ASia U-16, Dua Gol Si Kembar Taklukan Iran di Laga Pembuka

RedaksiKBID

Berharap Terhindar dari Virus Corona, Puluhan Petani di Sidoarjo Doa Bersama

RedaksiKBID

Berperan Besar Sokong Kemenangan, PKS Segera Gelar Deklarasi Dukungan untuk Machfud Arifin

RedaksiKBID