KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Lakone Surabaya Teranyar

Rela Tinggalkan Satu Hal, Kunci Sukses Siswi SMPN 3 Surabaya Jadi Putri Kebaya Indonesia 2026

Ghifara Denok Prameswari ingin mewujudkan mimpinya menjadi Ratu Kebaya Internasional.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Pelajar SMPN 3 Surabaya, Ghifara Denok Prameswari (13), berhasil mengharumkan nama Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur setelah dinobatkan sebagai juara ‘Putri Kebaya Indonesia 2026’ pada ajang pemilihan tingkat nasional yang digelar di Sleman, Jogjakarta, Juli 2026.

Kini Denok, sapaan keseharian Ghifara Denok Prameswari, bersiap mewakili Indonesia ke ajang internasional di Malaysia.

Perjalanan menuju panggung nasional itu memang tidak instan. Denok mengaku sudah mempersiapkan diri selama sekitar enam bulan dengan mengikuti les modeling dan les public speaking. “Ya, pastinya ada rasa sedikit deg-degan. Tai Alhamdulillah banget bisa mewakili Surabaya dan Jawa Timur ke tingkat nasional dan berhasil mendapat juara tingkat nasional,” ujar Denok di Gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (21/7/2026).

Apa yang menjadi penilaian juri di ajang pemilihan Putri Kebaya Nasional tersebut? Denok menyebut jika ajang ini tidak hanya menilai paras. Pengetahuan tentang kebaya, attitude, dan cara memperlakukan orang lain menjadi poin penting penilaian juri. “Yang dinilai itu pastinya bukan hanya cantik, tapi juga pengetahuan dan pastinya tentang kebaya. Habis itu attitude kita, terus bagaimana cara kita memperlakukan orang lain,” jelas dia.

Untuk menampilkan keunikan budaya, Denok membawakan bakat bermain kucingan, gamelan, dan nyinden. Perpaduan inilah yang mengantarkannya menjadi nomor satu se-Indonesia.

Kesibukan Denok sendiri tidak hanya di dunia modeling. Sejak kecil dia aktif mengikuti berbagai les, mulai dari tari, keyboard, vokal, hingga organisasi di sekolah. Kuncinya adalah manajemen waktu. “Sebenarnya pintar-pintar aja memanage atau membagi waktu. Ibu dan ayah kalau aku mau ikut les itu mempertimbangkan dulu. Misalnya hari Selasa aku ada les tapi juga ada kumpul, itu bakal dipertimbangkan mana yang lebih penting,” beber dia.

Selain itu, pesan dari sang ayah pun dia pegang erat: ‘Untuk Menuju Kesuksesan, Kita Harus Rela Meninggalkan Satu Hal‘.

Impikan Jadi Ratu Kebaya Internasional

Motivasi terbesar Denok datang dari orang tua dan mimpinya sendiri. “Orang tuaku sudah berusaha banget, baik itu finansial, tenaga, terus pikiran. Mereka kan pasti mikir banyak hal tapi harus fokus ke aku juga. Itu aja sih, sama pastinya mau mewujudkan mimpiku, jadi Ratu Kebaya Internasional,” ungkap dia.

Dukungan juga datang dari dunia Pramuka. Denok sudah aktif Pramuka sejak kecil dan kini menyandang predikat Siaga Garuda dan Penggalang Garuda. Bahkan belum lama ini, dia juga mengikuti pemecahan rekor MURI Pramuka di lapangan parkir Gelora Bung Tomo (GBT). “Pramuka banyak memberikan pelajaran tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Inilah yang mengantarkan aku ke tingkat nasional. Terima kasih juga ke Kak Hj. Siti Mariyam (Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya) karena sudah didukung penuh dari Pramuka,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

32 Tim Adu Strategi di Kejurcab Domino Surabaya, Rio Gahari Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas Olahraga

Baud Efendi

Ijazah Tak Diauki, KPU Surabaya Pastikan Satu Bacaleg Dicoret

RedaksiKBID

Di Situbondo, Pangdam V/Brawijaya Imbau Babinsa Berperan Aktif Jaga Kondusifitas dan Stabilitas Keamanan Wilayah

RedaksiKBID