Sepakat dengan Program yang Diusung, Pemuda Milenial Demokrat Ngopi Bareng MA

Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin bersama istri saat hadir di acara Ngopi Bareng Pemuda Milinial Demokrat.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Antusias ratusan gerakan pemuda milenial Partai Demokrat bertekad memenangkan paslon nomer urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Pilkada Surabaya pada 9 Desember 2020.

Selain Machfud Arifin, pada acara bertema ‘ngopi bareng’ turut hadir juga Lita Machfud Arifin Pengurus Dekranasda Pusat (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) di Kopi Rolag Jalan Kayon, Surabaya, Selasa (13/10/2020) malam.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kota Surabaya Doddy Irawan menyampaikan, antusias pemuda milenial Partai Demokrat sangat tinggi untuk memenangkan paslon MAJU sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

“Pemuda milenial berharap kepada Pak MA agar Kota Surabaya ke depan harus bisa ada perubahan. Sebaliknya, tidak sesuai yang dibicarakan pemimpin sebelumnya Surabaya itu sudah bagus, tapi ternyata masih banyak yang harus diperbaiki. Contonhnya, Sungai Rolag Surabaya harusnya masih banyak potensi yang bisa dimanfaatkan,” kata Doddy Irawan.

Doddy Irawan menjelaskan, visi misi dan program Machfud Arifin tentu tepat sasaran dan menjadi inspirasi bagi kalangan pemuda-pemuda milenial Partai Demokrat.

“Karena selama ini hasil karya maupun kreativitas pemuda milenial masih banyak yang belum terakomodir oleh pemerintahan kota. Misalkan dulu Balai Pemuda Surabaya terbuka bagi kalangan muda-mudi tapi sekarang tidak boleh, hanya even tertentu saja. Bahkan, sekarang rakyat tidak memiliki taman hiburan legendaris (THR, red),” terang Doddy.

Selain itu, Doddy Irawan secara pribadi sangat prihatin di kalangan persepakbolaan di Kota Surabaya. Apalagi ditambah minimnya penggunaan fasilitas olahraga bagi tim Persebaya yang menjadi kebanggan warga Kota Surabaya.

“Ironisnya tim persepakbolaan ini berlatih bukannya di Surabaya, melainkan di Sidoarjo. Bahkan tim ini dilarang memakai fasilitas mess maupun stadion Karanggayam, sehingga seporter merasa kehilangan sosok tim Persebaya,” ungkap mantan koordinator seporter Surabaya.

Lanjutnya, tonggak terbentuknya pergerakan pemuda milenial Demokrat ini berawal berada di Jawa Timur.

“Oleh karena itu, gerakan pemuda milenial dari sejumlah mahasiswa dan pemuda lainnya kita bangkitkan lagi. Kehadiran sosok Pak MA, saya optimis bisa memberikan inspirasi bagi pemuda milenial Demokrat,” tandasnya.

Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin bertekad untuk mengangkat derajat Warga Surabaya. Ke depan tidak ada lagi wong cilik di Kota Pahlawan yang tertindas.

Untuk itu Machfud Arifin menyiapkan program bantuan modal bagi UMKM dan membuka lapangan pekerjaan bagi kalangan pemuda milenial asalkan terpilih sebagai Wali Kota Surabaya.

“Warga Surabaya jangan mau jadi wong cilik terus. Kita mampu membuka lapangan pekerjaan hingga seratus ribu pekerja dalam setahunnya,” tegas Machfud.

Sedangkan Lita Machfud Arifin menjanjikan akses yang lebih luas UMKM bagi kaum milenial di Kota Surabaya.

“Saya optimis ke depannya UMKM Surabaya harus maju. Pangsa pasar yang dikejar bulan di tingkat lokal saja, namun hasil UMKM bisa ke tingkat pasar se-Indonesia dan harus bisa di exspor ke luar negeri. Bersama Pak MA ke depan berjanji memakmurkan warga Kota Surabaya,” pungkasnya. KBID-DJI