Usai Aksi Rusuh di Surabaya, Ratusan Orang Tua Jemput Anaknya di Mapolda Jatim

Para orang tua pelajar saat menjemput anak mereka yang terlibat aksi saat menjemput anak mereka di Mapolda Jatim.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Pasca aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Kamis (8/10/2020) yang menyebabkan bentrokan antara pendemo dan aparat kepolisian, polisi mengamankan ratusan pemuda yang disinyalir menjadi pemicu terjadinya kerusuhan.

Sejumlah fasilitas negara rusak akibat peristiwa tersebut, kini ratusan pemuda yang telah diamankan dibawa ke Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim. Untuk dimintai keterangan dan di data.

Para orang tua pun akhirnya menjemput anak anak mereka yang kemarin pada aksi unjuk rasa ditangkap oleh pihak kepolisian.

Mereka yang ditangkap ini untuk sementara waktu diamankan di Ditreskrimum Polda Jatim. Para orang tua yang menjemput anak mereka sudah menunggu sejak Jumat pagi.

Perlu diketahui, Kamis kemarin didepan Gedung Negara Grahadi Surabaya, terjadi bentrokan antara peserta aksi unjuk rasa dengan aparat kepolisian. Ratusan pemuda yang berusia belasan tahun ini anarkis dan merusak fasilitas umum.

Bahkan mereka membakar fasilitas negara yang ada diseputar Jalan Gubernur Suryo. Diantaranya, CCTV, bak sampah, kursi taman, Mobil dinas Polisi, hingga mencorat coret tembok Gedung Grahadi Surabaya.

Sehingga, polisi mengamankan ratusan pemuda berusia belasan tahun ini ke Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim. KBID-RIZ