KampungBerita.id
Kampung Raya Peristiwa Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Bawaslu Surabaya Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Media, Pemantau Pemilu,dan Organisasi Kepemudaan

Bawaslu Kota Surabaya Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif dengan media, pamantau pemilu dan organisasi Kepemudaan.@KBID-2022.

KAMPUNGBERITA.ID-Bawaslu Kota Surabaya menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan media, pemantau pemilu, dan organisasi kepemudaan pada Pemilu Serentak 2024, di Hotel Garden Palace, Kamis (17/11/2022).

Ketua Bawaslu Kota Surabaya, M. Agil Akbar mengatakan, salah satu tugas Bawaslu Kabupaten/Kota pada pasal 102 ayat 1 di antaranya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

“Kegiatan ini adalah salah satu tugas kami dan juga upaya pelibatan kami dalam pengawasan Pemilu 2024,” kata Agil.

Dia menjelaskan, pengawasan partisipatif ini menitik beratkan pelibatan aktif semua elemen masyarakat. Mengingat terbatasnya jumlah pengawas pemilu, baik tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten/ kota.

“Tingkatan nasional kami hanya punya 5 anggota, tingkat provinsi mempunyai 7 anggota, 5 di kabupaten/kota , 3 di tingkat kecamatan, dan satu pengawas di kelurahan,” ungkap dia.

Jumlah ini menurut dia, tidak cukup melakukan pengawasan pada Pemilu Serentak Pemilu 2024. “Karena itu, butuh pelibatan aktif dari masyarakat membantu tugas pengawasan kami,” terang dia.

Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Lilies Pratiwining Setyarini mengatakan, sosialisasi ini merupakan kewajiban bagi Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

“Bahwa Bawaslu Kabupaten/Kota berkewajiban untuk melaksanakan sosialisasi atau mengembangkan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing,”ungkap dia.

Dia menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini merupakan sebuah manifestasi kedaulatan rakyat bahwa pemilu adalah pesta demokrasi untuk rakyat.

“Jadi kami sebagai salah satu penyelenggara pemilu memberikan ruang dan memberikan edukasi politik serta melibatkan masyarakat untuk membantu mensukseskan pemilu khususnya pengawasan partisipatif,” tambah dia.

Tidak hanya ke media dan organisasi kepemudaan, Bawaslu juga akan mengadakan program-program pengawas partisipatif kepada seluruh masyarakat. “Sosialisasi kita nanti juga akan menyasar ke organisasi perempuan, disabilitas dan ada program-program pengawasan partisipatif di kampung-kampung, dan juga membuka posko aduan,” pungkas dia.KBID-BE

Related posts

Dua Tersangka Pembawa Bayi dalam Jok Sepeda Motor Dinikahkan

RedaksiKBID

PMK yang Menginfeksi Hewan Ternak Jarang Menular ke Manusia

RedaksiKBID

Dirjen Jadi Tersangka, Menteri atau Mafia Migor?

RedaksiKBID