
KAMPUNGBERITA.ID
Sejumlah tokoh-tokoh politik bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ini membuka peluang PSI untuk menembus ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) 4 persen pada Pemilu 2029. Namun semua itu perlu kerja keras dan komitmen untuk membangun struktur hingga ke tingkat paling bawah. Ini sudah menjadi barang wajib bagi partai untuk membangun struktur hingga ke tingkat kelurahan, bahkan sampai tingkat RW/RT untuk penguatan basis partai. Bagaimana di Kota Surabaya?
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD PSI Kota Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta menegaskan, PSI sekarang ini fokus memperkuat struktur hingga ke tingkat kelurahan (ranting). Penguatan struktur ini merupakan arahan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, 29-31 Januari 2026.
“Dari poin-poin Rakernas itu arahan Bapak cukup jelas. Kita harus melakukan penguatan struktur di bawah. Selain itu, kita ini sebagai partai yang mengusung konsep ‘Partai Super Terbuka’. Artinya, siap untuk menerima tokoh politik atau masyarakat dari partai lain yang ingin bergabung dan besar bersama PSI. Kita buka pintu lebar-lebar,”ujar Yuga, Rabu (4/2/2026) sore.
Lebih jauh, Yuga menegaskan, bahwa pengurus struktur hingga tingkat kelurahan ini harus tuntas sebelum 2027. Jadi seluruh kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kota Surabaya harus menyelesaikan kepengurusan kelurahan sebelum deadline 2027.
“Jadi kuncinya adalah struktural,” ungkap dia.
Di Surabaya sendiri, lanjut Yuga yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, pihaknya bersyukur karena kepengurusan kelurahan sudah mencapai 68 persen. Sedangkan untuk DPC (Tingkat Kecamatan) sudah 100 persen.
“Memang kita kerjanya pararel. Kemarin sebenarnya kepengurusan ranting sudah 100 persen. Tapi sesuai arahan Mas Ketum harus selalu ada monitoring dan evaluasi yang terus berjenjang. Jadi 68 persen itu bukan karena tidak ada peminat. Ini karena memang ada ‘evaluasi’ besar-besaran di jajaran kepengurusan,” ungkap dia.
Dengan ada kepengurusan ranting yang aktif, lanjut dia, PSI akan lebih dekat kepada masyarakat dan siap menampung aspirasinya.
Ditanya apakah ada tokoh politik atau kader dari parpol lain yang akan bergabung dengan partai berlambang Gajah tersebut, Yuga mengaku ada. Hanya saja, dia enggan menyebutkan dari parpol mana atau warna apa. “Ada, tunggu saja tanggal mainnya. Kalau partainya warna-warni. Bahkan, ada mantan anggota legislatif,” imbuh dia.
Soal target perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya, Yuga menyebut, DPD PSI Kota Surabaya ditargetkan meraih lebih dari lima kursi. “Saat ini kita punya lima kursi. Pileg 2029 kami diberi target menambah dua kursi lagi. Jadi total 7 kursi,”tandas Yuga.
Yakin target tersebut bisa direalisasikan, Yuga mengatakan, optimistis target tujuh kursi tersebut terealisasi. Apalagi, kalau melihat struktur yang ada. “Kalau struktur partai lengkap (100 persen) dan semua mesin partai bekerja, saya yakin bisa terpenuhi. Apalagi, Bapak juga akan turun sendiri ke Surabaya,” beber dia.
Sementara itu, DPD PSI Kota Surabaya terus mempersiapkan langkah-langkah politik menuju Pemilu 2029. Bahkan, mesin politik sudah dipanasi lewat Kopi Darat Khusus (Kopdarsus) Konsolidasi dan Strukturisasi Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) se Kota Surabaya. Ini tidak hanya untuk melengkapi struktur tapi juga meneguhkan semangat solidaritas dan perubahan. KBID-BE

