KAMPUNGBERITA.ID – Rapat paripurna dalam rangka menyampaikan nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bojonegoro tahun 2022, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro jalan Veteran, Rabu (8/03/2023).
LKPJ tahun 2022 yang mengambil tema Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat, berfokus Peningkatan Infrastruktur, Kwalitas SDM dan Sistem Kesehatan Daerah.
Pada penyampaian nota penjelasan LKPJ tahun 2022 tersebut, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dimana pada pasal 19 ayat 1 menyebutkan bahwa Kepala Daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD dalam rapat paripurna yang dilakukan satu kali dalam satu tahun paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.
Dalam laporannya, Bupati Bojonegoro Doktor Hj Anna Mu’awanah menyampaikan secara garis besar, pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 sesuai dengan laporan realisasi anggaran per 31 Desember 2022.
“Pendapatan daerah tahun anggaran 2022 dari penetapan target sebesar Rp 6.493.152.149.138,00,- dan dapat terealisasi sebesar Rp 5.378.024.840.058,75,- capaian 82,83 %,” katanya.
Lanjut Bupati Bojonegoro, pada belanja daerah tahun 2022 dari penetapan alokasi belanja sebesar Rp 6.493.152.149.138,00,- dan dapat terealisasikan sebesar Rp 5.378.024.840.058,75,- yang terdiri dari Pertama, belanja operasi yang ditargetkan sebesar Rp 3.124.737.359.689,00,- dan terealisasi sebesar Rp 2.733.410.910.443,45,-.
Kedua, belanja modal ditargetkan sebesar Rp 1.822.013.537.809,00,- dan terealisasi sebesar Rp 1.261.894.634.368,69,-. Ketiga, belanja tidak terduga ditargetkan sebesar Rp 71.041.491.483,00,- dan terealisasi sebesar Rp 34.072.835.218,00,-.
“Serta belanja transfer ditargetkan sebesar Rp 1.415.359.760.157,00,- dan terealisasi sebesar Rp 1.348.646.460.028,61,-,” jelasnya.
Selain itu, pada aspek pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro, orang nomor satu dilingkup Pemkab Bojonegoro mengatakan, bahwa mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. IPM Bojonegoro tahun 2022 adalah sebesar 70,12 atau tumbuh 0,77%, meningkatkan 0,58 poin dibandingkan capaian tahun sebelumnya 2021 sebesar 69,59.
“Kabupaten Bojonegoro satu satunya di Jawa Timur yang IPM nya naik kelas dari IPM berkategori sedang ke tinggi,” ungkap Bupati. KBID-JUP

