
KAMPUNGBERITA.ID-Tuan rumah Banteng Jatim FC U-17 bertekad mempertahankan gelar juara Piala Soekarno 2026 yang akan digelar di Surabaya, akhir Juli 2026. Kejuaraan sepak bola bergengsi antar provinsi yang digelar DPP PDI-P ini rencananya akan diikuti 16 provinsi se- Indonesia.
Untuk membentuk tim yang tangguh, pelatih tim Banteng Jatim FC U-17, Anis Setiawan beserta staf pelatih lainnya terus berburu pemain berkualitas lewat serangkaian seleksi di seluruh Jatim yang dibagi dalam lima region, yakni region Banyuwangi (meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang), region Malang, region Blitar, region Bangkalan, dan region Surabaya. Dengan demikian, 38 kabupaten/kota di Jatim tercakup.
Dari seleksi di region Banyuwangi, Malang, Blitar, dan Bangkalan telah terpilih total 30 pemain. Mereka ini nantinya akan digabung dengan hasil seleksi dari region Surabaya guna melengkapi 60 pemain. Mereka nanti akan menjalani seleksi lanjutan di Surabaya awal April.
Menariknya, puncak seleksi di region Surabaya yang digelar di Stadion Gelora 10 November, Minggu (29/3/2026), dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota, Armuji.
Asisten Manajer Tim Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan ketika dikonfirmasi, Senin (30/3/2026) mengatakan, puncak seleksi di region Surabaya diikuti 716 talenta muda dari Surabaya dan sekitarnya. “Para pemain kita seleksi mulai pagi hingga sore. Insyaallah Rabu (1/4/2026) akan kita umumkan hasilnya siapa-siapa pemain yang lolos untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya,” ujar dia.
Eri Irawan yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya ini menambahkan, hasil seleksi dari lima region tersebut total berjumlah 60 pemain. Mereka ini nantinya akan menjalani seleksi tahap II yang dipusatkan di Surabaya pada April 2026. Pada seleksi ini, tampaknya para pemain harus mengeluarkan segala kemampuan dan skill yang dimiliki agar bisa terpilih masuk skuad Banteng Jatim FC U-17, mengingat hanya 30 pemain saja yang akan didaftarkan ke panitia Kejuaraan Sepak Bola Piala Soekarno 2026.

Setelah terpilih 30 pemain, lanjut dia, pada Juni 2026 mereka akan digembleng dalam pemusatan latihan di Surabaya secara intensif tiap akhir pekan, mengingat para pemain masih pelajar dan juga ada yang dari luar kota. “Dua minggu menjelang pelaksanaan turnamen, kita punya rencana pemusatan latihan di Batu. Nantinya akan digelar simulasi layaknya seperti turnamen resmi. Bahkan uji coba akan digelar dengan lawan yang memiliki karakter permainan berbeda, baik dengan tim sesama U-17 maupun tim senior. Ini penting untuk mengasah mental bertanding anak-anak agar tidak goyah menghadapi situasi permainan di lapangan,” pungkas mantan jurnalis ini.
Seperti diketahui, Turnamen Sepak Bola Piala Soekarno yang digelar DPP PDI-P ini sudah memasuki tahun ketiga. Pertama digelar di Jakarta (2024), kemudian Bali (2025), dan kini (2026) Surabaya mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.KBID-BE

