KampungBerita.id
Headline Teranyar

PSBB Surabaya Raya segera Diterapkan, Pergub,Perwali, dan Perbup harus Sejalan

Gubernur Jatim,Khofifah Indar Parawansa mendengarkan presntasi dari Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo menjelang penerapan PSBB.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya, diperkirakan diterapkan tiga hari kedepan sejak Menteri Kesehatan (Menkes) menyetujui usulan PSBB tersebut. Selama tiga hari itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur akan menyosialisasikan peraturan gubernur (Pergub) tentang PSBB ke Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

“Setelah kita sosialisasikan, dan kemungkinan kita bahas bersama dengan Forkompimda Jatim. Kemungkinan butuh tiga hari untuk disosialisasikan (sebelum PSBB diterapkan),” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Rabu (22/4).

Menurut Khofifah, draf Pergub Jatim tentang PSBB sudah final. Namun, penerapan PSBB di Surabaya Raya ini harus dimatangkan lagi, melalui proses di tingkat Provinsi Jatim dan tingkat kabupaten/kota.
“Malam ini (tadi malam) kita akan menyampaikan hasilnya (detail plan PSBB),” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ujar dia, terus melakukan finalisasi untuk peraturan PSBB.
Gubernur Khofifah mengatakan, finalisasi yang dimaksud adalah finalisasi draft Peraturan Gubernur dan Keputusan Gubernur terkait PSBB. Sehingga, Peraturan Walikota dan Peraturan Bupati bisa sejalan dengan aturan di Pergub.

“Persambungan ini menjadi sangat penting. Supaya semua yang kita harapkan, bisa menjadi signifikan dan terukur di dalam penghentian penyebaran covid-19 ini. Semuanya harus seiring sehingga Pak Sekda yang akan mensosialisasikan dan diharapkan dari perwakilan Kota Surabaya perwakilan Kabupaten Gresik dan perwakilan Kabupaten Sidoarjo bisa presentasi aturan mereka,” kata Khofifah, Rabu 22 April 2020 di Gedung Negara Grahadi.

Khofifah menarget, presentasi dari tiga daerah tersebut bisa selesai pada hari ini, Rabu 22 April 2020. Sehingga pada malam harinya, Pemprov Jatim bisa menyerahkan Pergub dan Keputusan Gubernur kepada Walikota dan Bupati yang bersangkutan.

Dia mengatakan, dengan cepatnya koordinasi yang bisa dilaksanakan, maka penerapan PSBB di Surabaya Raya akan bisa segera diterapkan, untuk mencegah dan menangani virus covid-19 ini.

“Karena begini, masing-masing daerah ini titik-titik nya juga berbeda. Kemudian masing-masing pimpinan daerah, yakni bupati dan walikota juga memiliki otoritas untuk menyiapkan detail rencana dari aturan Pergub ini. Jadi kira-kira seperti itu, kita semua akan memaksimalkan untuk bisa membangun jaringan antar Surabaya Raya ini,” katanya.KBID-NAK

Related posts

Kurangi Risiko Dampak Negatif, DPRD Surabaya siapkan Raperda pengelolaan limbah B3

RedaksiKBID

Lift JPO Jl Basuki Rahmat Macet , 5 Orang Terjebak

RedaksiKBID

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi

RedaksiKBID