KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Ratusan Sopir Angkot Terima Bantuan Paket Sembako dari NU Care-Lazisnu Jatim

KAMPUNGBERITA.ID – Sekitar dua ratus angkutan umum di Sidoarjo dan Surabaya tidak beroperasi pada hari terakhir bulan Ramadhan 1442. Mereka justru ramai-ramai mendatangi Kantor PWNU Jawa Timur di Jl Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya pada Rabu (12/5) pagi.

Sejak pukul 09.00 WIB, dua puluh mobil angkutan umum terparkir di halaman Kantor PWNU Jawa Timur. Di dalam masing-masing mobil terdapat sepuluh orang yang semuanya berprofesi sebagai supir angkutan umum dari berbagai rute.

“Jadi totalnya yang hadir di sini ada dua ratus supir angkot. Seratus orang dari rute Sidoarjo dan seratus orang dari rute Surabaya. Tidak apa-apa kami tidak beroperasi hari ini karena ada pembagian bantuan sembako di Kantor PWNU Jawa Timur. Kalau toh narik penumpangnya juga sepi,” kata Prasetyo, Wakil Sekretaris Serikat Supir Indonesia (SSI) Cabang Sidoarjo.

Beberapa saat kemudian, tim dari NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah (Lazisnu) Jawa Timur tampak mengarahkan para supir angkot tersebut untuk menuju satu titik. Kemudian satu per satu supir angkutan umum mendapat satu paket bantuan pangan tanpa turun dari mobil masing-masing.

“Alhamdulillah, ini kegiatan terakhir NU Care-Lazisnu Jawa Timur menuntaskan pembagian lima ribu paket sembako untuk insan transportasi. Selain di Surabaya, kami juga membagikannya di 33 kabupaten/kota di Jawa Timur bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Lazisnu se-Jawa Timur,” kata Ahmad Afif Amrullah, Ketua NU Care-Lazisnu Jawa Timur di sela-sela kegiatan.

Bantuan ini, Afif melanjutkan, merupakan amanah dari Kementerian Perhubungan RI dan Kompas TV agar membagikan lima ribu paket kebutuhan pokok dan enam ribu paket masker medis untuk insan transportasi. Bantuan ini bersumber dari hasil pelelangan buku Membangun Transportasi Merajut Negeri yang diinisiasi Kemenhub dan Kompas TV beberapa waktu lalu.

Sementara itu Sekretaris SSI Cabang Surabaya, Ismail, mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini. Ia menceritakan penghasilan supir angkutan umum memang makin menurun beebrapa tahun terakhir. Adanya larangan mudik juga berdampak bagi mereka karena terminal tidak ada penumpang.

“Bantuan ini sangat-sangat membantu kami, apalagi besok sudah lebaran. Jadi ini menjadi bekal kami untuk menyambut hari raya Idul Fitri,” jelas supir Angkot C rute Demak-Karangmenjangan Surabaya ini. KBID-HUM

Related posts

Usai Menggelar Pesta Miras, Dua Remaja Rampas Motor di Jalanan

RedaksiKBID

Pemprov Tunggu Pengunduran Diri atau SK Pemberhentian Risma untuk Proses Plt Wali Kota Surabaya

RedaksiKBID

Hadiri Hari Perdamaian Internasional, Presiden Joko Widodo Terbang ke Sumenep

RedaksiKBID