KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Tumpang Tindih Bantuan untuk Warga Surabaya, Bang Jo Dorong Pemkot dan Baznas Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Komisi D bersama Baznas dan sejumlah OPD Pemkot Surabaya membahas terjadinya tumpang tindih bantuan untuk warga Surabaya.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar hearing dengan sejumlah OPD Pemkot Surabaya, Selasa (7/10/2025), terkait bantuan untuk warga Surabaya yang ditengarai terjadi tumpang tindih antara Pemkot Surabaya dengan Baznas. Di antaranya, bantuan pendidikan (tebus ijazah), kesehatan ( BPJS Kesehatan), dan bantuan sosial (bedah rumah).

Menanggapi hal ini, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan, menyampaikan perlunya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Baznas dan Pemkot Surabaya. “Perlu adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Baznas dan Pemkot Surabaya agar bantuan yang diberikan bisa saling melengkapi satu dengan yang lain,”ujar dia.

Lebih jauh, Bang Jo, sapaan Johari Mustawan menjelaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan terkait pemberian bantuan untuk warga Kota Surabaya. “Anggarannya bisa dari Baznas, sementara untuk data penerima bantuan bisa dari dinas terkait, misalnya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan,” tambah Bang Jo.

Selain itu, menurut dia, perlu juga disosialisaikan jumlah prosentase bantuan yang bisa disalurkan oleh Baznas untuk warga lewat zakat, infaq, dan sedekah.

Bang Jo juga mengusulkan salah satu bantuan yang bisa diberikan di bidang pendidikan berupa biaya pendidikan untuk pelajar yang rentan putus sekolah, “Menurut data yang ada, sekitar 12 ribu siswa di Surabaya yang rentan putus sekolah, paling banyak terkait masalah ekonomi, di antaranya ada satu siswa SMK di wilayah Surabaya Barat arat yang rentan putus sekolah karena tidak adanya biaya transportasi. Ini barangkali bisa menjadi prioritas untuk diberikan bantuan oleh Baznas,”tegas dia.

Untuk bidang kesehatan, Bang Jo mengusulkan agar pemberian bantuan ke warga terkait tanggungan biaya kesehatan bisa lebih dioptimalkan oleh Baznas, “Warga yang tidak ditanggung BPJS dan harus utang ke sana kemari untuk biaya pengobatannya. Barangkali ini yang bisa mendapat prioritas bantuan dari Baznas,”tutur Bang Jo.

Untuk itu, mantan Ketua DPD PKS Kota Surabaya  ini berharap selanjutnya Baznas bisa lebih baik lagi ke depannya, “Apa yang menjadi kekurangan di Baznas Kota Surabaya, ke depannya bisa kita perbaiki bersama-sama. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa memperoleh kemanfaatan dari Baznas,” pungkas Bang Jo. KBID-BE

Related posts

Siap Berkoalisi, PPP segera Tentukan Bacagub Jatim

RedaksiKBID

Putra Khofifah Siap Mengabdi untuk NU, Ali: Saya Ingin Memajukan Banser!

Baud Efendi

Satlantas Polresta Sidoarjo Percepat Penyaluran Bantuan Sosial

RedaksiKBID