
KAMPUNGBERITA.ID – Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana yang juga mantan Ketua DPC PDIP Surabya menegaskan, akan mengamankan keputusan final DPP PDIP soal sosok Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Sekretaris dan Bendahara.
“Kalau memang keputusan final maka kita tegak lurus dan harus diamankan, selanjutnya fokus ke pemenangan setiap pemilu di Surabaya” tegasnya.
Menanggapi aksi PAC PDIP di Kota Surabaya pasca surat DPP PDIP atas sosok Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu menilai kalau itu sebagai dinamika dalam berpartai. “Hal itu sebagai bahan evaluasi bagi DPP” ucapnya.
Menurutnya, siapa pun yang terpilih memimpin PDIP Surabaya, yang penting baginya adalah soliditas partai. “Harapan saya PDIP tetap solid, ini bukan soal jabatan” tegasnya.
Sebelumnya surat rekomensi DPP PDIP yang menunjuk Adi Sutarwjono sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya menggantikan Whisnu Sakti di arena Konfercab di Empire Palace pada 14/07/2019, ditolak oleh pengurus PAC yang hadir di arena itu.
Sehingga jalannya Konfercab diskors. PAC meiai surat rekomendasi itu tidak sesuai AD/ART partai. Bahwa ketua DPC harus melalui kesepakatan rakercab. Sedangkan mayoritas PAC yang menghadiri Rakercab PDIP Kota surabaya mayoritas mengingginkan Whsnu Sakti diilih lagi sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya 2019-2024.
Dan dalam Konfecab PDIP Selasa (16/7), Adi Sutarwijono kembali ditetapkan sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya periode 2019-2024.KBID-DJI

