KampungBerita.id
Headline Teranyar

Surabaya Sumbang 29 Kasus dari 33 Kasus Baru, Pasien Positif Covid-19 Jatim Jadi 588 Orang

Tabel sebaran kasus Corona di Jatim per 19 April 2020.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Pasien Positif Covid-19 Jatim per 19 April 2020 bertambah 33 orang dari angka 555 kini menjadi 588 orang. Hal ini dikatakan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Minggu (19/4/2020).

“Kasus baru yang terjadi di Jatim adalah masing-masing 1 dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Sidoarjo dan 29 dari Kota Surabaya,” jelas Khofifah di depan awak media.
Khofifah melanjutkan bahwa pasien PDP dari 1919 naik menjadi 2031 dan pasien ODP dari 16.263 naik menjadi 16.528.

“Untuk hari ini belum ada pasien yang sembuh jadi total tetap 98 orang atau setara 17,66 persen dan yang meninggal 2 orang semuanya dari Surabaya, jadi total yang meninggal 56 orang atau setara 9,52 persen,” papar Khofifah.

Di sisi lain, update kasus corona secara nasonal di Indonesia juga mengalami penambahan. Total hingga Minggu (19/4) berjumlah 6.575 kasus. Sebanyak 582 di antaranya meninggal dunia dan 686 orang dinyatakan telah sembuh.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan jumlah tersebut merupakan data yang diperoleh pemerintah hingga pukul 12.00 WIB.

“Pada Hari ini ada penambahan 327 orang kasus baru, sehingga total menjadi kasus 6.575,” kata Yurianto dalam konferensi pers, di Graha BNPB, Jakarta,

Sehari sebelumnya, yakni Sabtu (18/4), tercatat jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di Indonesia berjumlah 6.248 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 535 di antaranya meninggal dunia dan 631 orang dinyatakan telah sembuh.

Pemerintah berupaya untuk menekan jumlah kasus virus corona di Indonesia. Sejumlah pemerintah daerah telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Daerah yang telah menerapkan PSBB antara lain Provinsi DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan. Kemudian, Kota Pekanbaru di Riau, Kota Makassar di Sulawesi Selatan, dan Kota Tegal di Jawa Tengah.

Sejumlah daerah lain juga bakal menerapkan PSBB. Di antaranya Kota dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi serta Kabupaten Sumedang di Jawa Barat yang akan menerapkan PSBB mulai 22 April. Provinsi Sumatera Barat juga berencana menerapkan PSBB. Dalam waktu dekat bakal mengajukan proposal pemberlakuan PSBB kepada pemerintah pusat.

Kendati demikian, sejumlah daerah yang memiliki transmisi lokal dengan kasus positif cukup tinggi belum mengajukan PSBB kepada pemerintah pusat. Misalnya Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali.

Untuk Jawa Timur, Gubernur Jatim sudah memanggil tiga kepala daerah guna membahas PSBB. Ketiganya masing-masing Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Dan draft usulan PSBB masih disusun. KBID-NAS

Related posts

Pj Bupati Bojonegoro hadiri Pagelaran Seni, Harapkan Dapat Mendongkrak Pasar UMKM

DJUPRIANTO

Dinkominfo Bojonegoro Menerima Kunjungan Peserta PKA Puslatbang KMP Makassar

RedaksiKBID

Jalan Poros Nglenyer Aktivitas Masyarakat Desa Karangmangu Makin Nyaman

RedaksiKBID