KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Surabaya Teranyar

Warga Surabaya Utara Kesulitan Akses Air Bersih, Gus Afif Kecam Diskriminasi PT KAI

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKB, H Mohammad Faridz Afif.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Krisis akses air bersih di Surabaya Utara kembali menjadi perhatian publik.

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, H. Mohammad Faridz Afif, mengungkapkan, banyak warga yang masih kesulitan mengakses layanan air bersih dari Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Surabaya, terutama mereka yang belum dapat memenuhi syarat legal administrasi akibat status lahan yang ditempati.

Temuan penting ini banyak dikeluhkan warga saat dirinya melakukan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kota Surabaya, pertengahan Mei 2025.

“Air bersih bukan kemewahan, tapi hak dasar manusia yang dijamin UUD 1945 pasal 33 dan Kovenan Internasional tentang
tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (ICESCR),” tegas dia.

Gus Afif, sapaan Mohammad Faridz Afif menilai, kurangnya sosialisasi dari
Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Surabaya (dulu PDAM) dan lemahnya peran pemerintah dalam mendampingi warga menjadi penyebab utama masalah ini.

Lebih jauh, Gus Afif menjelaskan, pemasangan sambungan PAM sebenarnya sangat sederhana, namun kendala besar muncul di wilayah-wilayah yang berada di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Banyak warga yang dilarang memasang sambungan langsung pipa air bersih, meskipun di beberapa wilayah lain yang juga berada di atas lahan PT KAI, pemasangan PAM diperbolehkan melalui sistem master meter. Namun, sistem master meter ini membuat warga membayar lebih mahal karena dikelola secara swadaya oleh kelompok masyarakat.

Untuk itu, Gus Afif mempertanyakan kesenjangan ini dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakadilan yang harus segera diselesaikan. Dia mendesak Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya untuk segera turun tangan dan bernegosiasi langsung dengan PT KAI guna membuka akses air bersih bagi seluruh warga, tanpa kecuali.

“Pemkot Surabaya wajib hadir dan mencarikan solusi nyata. Jangan biarkan rakyat jadi korban tarik-ulur birokrasi dan kepentingan lain,”tegas politisi PKB ini.

Gus Afif juga mendorong
Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Surabaya lebih aktif melakukan aksi jemput bola untuk membantu warga memasang sambungan PAM.

Dia menerangkan, prosedur pasang baru PAM (PSB) sejatinya sangat sederhana, bahkan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi CIS PDAM Surabaya. Selain itu, apabila lokasi persil belum tersambung ke jaringan PAM, warga cukup membayar beban jaringan sesuai lebar persil dan biaya penyambungan/pemasangan meter air. KBID-BE

Related posts

Cabuli Anak di Bawah Umur, Guru Honorer Diamankan

RedaksiKBID

U-GLOSS, Produk Kecantikan Berharga Terjangkau dengan Kualitas Kelas Artis

RedaksiKBID

Banyak yang Baru, Ini Dia 50 Anggota DPRD Kota Surabaya 2019-2024

RedaksiKBID