
KAMPUNGBERITA.ID – Miratul Aufah (11) dan Rini Nur Cahyati (7) kembali bersekolah di SDN Glagah Arum Desa Glagah Arum, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Kakak beradik tersebut sempat dikabarkan putus sekolah lantaran menjaga adik bungsunya yang berumur (4) menderita Hedroshefalus.
Keduanya tampak memperhatikan dengan seksama saat proses kegiatan belajar mengajar dikelas. Aufa duduk di bangku kelas V, sedangkan Rini duduk di bangku kelas I.
“Iya, sekolah lagi. Ayah lagi dirumah menjaga adik Fatimah,” ujar Aufa saat ditemui di sekolahnya di SDN Glagah Arum Kecamatan Porong Sidoarjo.
Sementara, Guru kelas Aufa, Yahya mengungkapkan informasi yang berkaitan dua siswa yang dinyatakan putus sekolah menurutnya tidaklah benar. Alasannya,keduanya masih tercatat di sekolah tersebut. Hanya saja, mereka jarang bersekolah lantaran membantu ayahnya untuk merawat adik bungsunya.
“Keduanya masih tercatat disini. Memang, kemarin sempat viral informasi itu. Tapi nyatanya mereka masih tercatat siswi di SD ini,” ungkap Yahya,
Diakui, intensitas kehadiran kedua siswi tersebut terbilang jarang. Terkadang, bisa sampai 3 atau 4 kali kehadirannya dalam seminggu. Meski begitu, pihak sekolah menyadari atas problem yang ada didalam keluarganya.
“Sebenarnya sudah lama. Kadang masuk, kadang juga enggak. Hampir setahunan seperti itu. Secara tidak langsung mengganggu aktifitas belajarnya, Tapi setelah sekolah sudah tahu problemnya, kami memaklumi,” jelasnya.
Disisi lain, kabarnya hari ini penderita Hedroshefalus akan menjalani pengobatan di RSUD Sidoarjo. Hal itu setelah adanya bantuan dari pemerintah daerah melalui kunjungan Wakil Bupati, Nur Achmad Syaifuddin beberapa hari yang lalu. Pemerintah berharap, agar ayahnya, Fathul Mubin menerima saran dari pemerintah untuk menjalani pengobatan di RSUD Sidoarjo.
“Sudah berangkat mas, baru saja berangkat ke RSUD Sidoarjo,” ungkap tetangga Fatimah Az-Zahrah.KBID-TUR

