KampungBerita.id
Politik & Pilkada Teranyar

Belasan APK Pilgub Jatim 2018 di Pacitan Hilang secara Misterius

Syamsul Arifin, Panwaslu Pacitan.

KAMPUNGBERITA.ID – Belasan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sudah terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Pacitan hilang secara misterius. Hingga Rabu (8/5), tercatat sudah ada sekitar 17 APK yang lenyap dari lokasi pemasangan.

Pihak Panwaslu setempat menyebutkan, 17 APK tersebut berisi materi tentang Pasangan Calon (Paslon) Pilgub Jatim 2018. Divisi Penindakan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Pacitan, Syamsul Arifin mengatakan, dari dari 17 APK paslon gubernur dan wakil gubernur Jatim itu, delapan APK di antaranya milik pasangan nomor urut satu Khofifah-Emil, dan sebanyak 9 APK milik paslon nomor urut dua Saifullah Yusuf-Puti.

“Hilangnya APK tersebut kebanyakan di wilayah Kecamatan Pacitan. Yaitu meliputi Kelurahan Baleharjo, Desa Mentoro, Desa Widoro, Semanten, Kelurahan Sidoharjo dan Desa Kayen,” terang Syamsul.

Menurutnya, sebagaimana ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 30 ayat 4, bahwa perawatan, pemeliharaan, dan pembersihan atau penurunan APK menjadi tanggung jawab pasangan calon.

“Karena itu terkait hilangnya APK tersebut, Panwaslu sudah mengkoordinasikan dengan tim kampanye masing-masing paslon,” jelas dia.

Sedangkan terkait pengamanan APK, sebagaimana ditegaskan pasal 30 ayat 12 merupakan domain KPU bekerjasama dengan Pemda dan Kepolisian.

“Untuk APK yang rusak, dapat mengganti dengan persetujuan KPU. Hal itu sebagaimana diatur didalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017, khususnya pasal 30 ayat 5,” sebut Syamsul.

Sementara mengenai APK yang hilang, Syamsul menegaskan hal tersebut domain Panwaslu dalam melakukan fungsi pengawasan.

“Kasus tersebut bisa bermuara ke delik pidana. Sebab APK-APK itu tergolong sebagai simbol negara dalam proses demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Karena itu selama dalam masa kampanye, APK itu harus dijaga dan dipelihara,” ujar dia. KBID-NAK

Related posts

21 Mei, Gedung Baru DPRD Surabaya Diresmikan

RedaksiKBID

Laila Mufidah: Banyak MBR Tak Dapat Bantuan Selama Pandemi Covid Berlangsung

RedaksiKBID

Kader PSI Semprot Disinfektan ke Rumah Warga Simo Gunung Kramat

RedaksiKBID