KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Fraksi PDIP Tegaskan Tolak Pembentukan Pansus Covid-19 di Surabaya

Anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya rapat koordinasi menyikapi usulan Pansus Covid-19.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Fraksi PDIP secara tegas menolak usulan sejumlah anggota DPRD Surabaya terkait Pansus Penanganan Covid-19 di Surabaya. PDIP menilai, pansus belum menjadi sesuatu yang urgen dalam penanganan Covid-19. PDIP menegaskan akan lebih baik semua elemen masyarakat bersama-sama melakukan penanganan Covid-19 agar penyebaran diminimalisir.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya, Saifuddin Zuhri menegaskan saat ini belum perlu pembentukan pansus. Menurutnya, Covid-19 merupakan musibah di seluruh dunia, bukan hanya di Surabaya. Untuk itu, kata dia, tidak perlu saling menyalahkan antar sesama lembaga. Yang terpenting, kata dia, bagaimana caranya DPRD Surabaya mendorong percepatan penanganan covid-19 di Surabaya.

Kalau membentuk pansus dengan kondisi sekarang ini kurang efektif, sebab rapat-rapat harus digelar online. Sementara pansus harus ada pandangan umum, kajian dan lain sebagainya. Ini, kataya, tidak efektif. Yang penting, ujar dia, komunikasi intens antara pimpinan dewan dengan pemkot terutama gugus tugas Covid-19 mengenai perkembangan penanganan dari waktu ke waktu.

”Pimpinan dewan tinggal menanyakan ke Sekda perkembanganya, kemudian disampaikan ke anggota, itu efektif,” katanya.

Kaji Ipuk, sapaan akrabnya, menegaskan Fraksi PDIP mendorong pemkot sekaligus mendukung pemerintah untuk secara maksimal melakukan penanganan Covid-19 di Surabaya.

Menyikapi usulan pembentukan pansus Covid-19 oleh sejumlah anggota dewan, Fraksi PDIP menggelar rapat koordinasi, Selasa (5/5).

Ada empat poin yang dihasilkan dalam rapat tersebut. Keempat poin tersebut masing-masing;
Fraksi PDIP DPRD Surabaya mendukung penuh kebijakan Walikota Tri Rismaharinidan Pemkot Surabaya dalam penenganan Covid-19.

Poin kedua, Fraksi PDIP memback-up penuh Ketua DPRD Surabaya dalam hal menentukan kebijakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam penanganan Covid-19. Ketiga, Fraksi PDIP menolak pembentukam Pansus Covid-19 karena dianggap tidak relevan. Dan poin terakhir Fraksi PDIP mengedepankan kepentingan masyarakat bersama Pemkot Surabaya dalam mempercepat penanggulangan Covid-19. KBID-DJI

Related posts

Jadi Inspirasi Perempuan, Risma Diundang Berbicara di Forum Internasional Perempuan

RedaksiKBID

Hidupkan Pasar Tradisional yang Mati Suri, Machfud Arifin Telurkan Program Unggulan PRASASTI

RedaksiKBID

Surabaya Dukung Program Kemenpar RI “Belanja di Indonesia Aja” Lewat Surabaya Holiday Super Sale

DJUPRIANTO