KampungBerita.id
Kampung Raya Peristiwa Teranyar

Gempa Malang, Satu Orang Meninggal Tertimpa Bongkahan Batu di Jalur Lumajang-Malang

Kondisi ruang kelas SMK Pagak Kabupaten Malang usai diguncang gempa bumi.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Kalaksa BPBD Prov. Jawa Timur melaporkan dampak gempa bumi 6,7 magnitudo (M) yang terjadi di Barat Daya Kab. Malang Sabtu (10/4)pukul 15.00 WIB. Gempa yang berpusat di laut 90 km barat daya Kabupaten Malang dengan kedalamam 25 Km itu menimbulkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa.

Dalam laporanya, Kalaksa BPBD Jatim menyebut, di Lumajang terdapat satu orang meninggal dunia akibat tertimpa bongkaran batu di Jalur Lumajang-Malang saat gempa terjadi. Sementara di Kabupaten Malang, terdapat kerusakan sejumlah bangunan seperti Kantor Desa Majangtengah rusak ringan, rumah rusak di Desa Majangtengah (dalam pendataan) dan Puskesmas Kec. Bantur juga mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Pasuruan, satu Masjid rusak di Kecamatan Tutur akibat gempa yang terjadi. Sementara di Kabupaten Trenggalek, terdapat Kantor kecamatan Durenan dan Kantor Desa Cakul, Kec. Dongko mengalami kerusakan ringan.

Plafon dan genteng MAN Turen berjatuhan.@KBID2021

Di Blitar ada satu unit rumah mengalami kerusakan sementara di Kota Blitar, RSUD Mardj Waluyo Kota Blitar rusak akibat gempa.

”Gempa merusakan rumah di Kota Malang dan Gedung IIK Baktiwiyata di Kediri,” sebut laporkan BPBD Jatim.

Saat ini, BPBD Prov Jatim berkoordinasi dengan 38 Kab/Kota untuk perkembangan terkait dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan BMKG terkait potensi tsunami maupun adanya gempa susulan.

Sementara mengenai kepastian dampak di lapangab, saat ini Agen Bencana dan TRC menyisir wilayah Kab/Kota untuk menggali dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. KBID-DJI-BE

Related posts

Diduga Mantan Polisi Terlibat, Polresta Sidoarjo Dalami Kasus Judi Desa Pangkemiri

RedaksiKBID

Pemkot Bakal Tata SIB Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut

RedaksiKBID

Bantu Tenaga Medis Bersama Lazisnu Jatim, Bonek Surabaya Wani Lawan Covid-19

RedaksiKBID