KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Jelang Nataru, Komisi D Sarankan Pemkot Aktifkan Satgas Covid-19 dan Kampung Tangguh

Nataru
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Meski penerapan PPKM Level 3 secara nasional dibatalkan, namun menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 pengawasan protokol kesehatan di masyarakat harus tetap ditegakkan dengan disiplin tinggi.

Untuk itu, Komisi D DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya untuk mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 dan Kampung Tangguh untuk pengawasan protokol kesehatan masyarakat.

“Sekarang ini saya lihat sudah longgar. Agar tidak terjadi kejadian seperti tahun lalu, maka
Pemkot Surabaya harus mengaktifkan kembali Satgas Covid-19, ” tegas Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, Senin (13/12/2021).

Dia membenarkan Pemerintah Pusat telah membatalkan penerapan PPKM Level 3 pada saat Nataru, namun semua itu dikembalikan lagi kepada pemerintah daerah masing-masing.

Lebih jauh, politisi Partai Golkar ini menjelaskan, diaktifkannya kembali Satgas Covid-19 dan Kampung Tangguh ini juga disebabkan tahun depan juga bakal dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi pelajar di kota Surabaya.

“Ini kan juga PTM mau buka tahun depan. Jangan sampai ada kluster yang kemudian membuat PTM terganggu. Kasihan juga mereka sudah lama belajar daring,” terang dr. Akmarawita Kadir.

Kendati demikian, imbuh dia. keputusan PPKM itu ditentukan oleh daerah masing-masing. “Itu yang saya rasa pas, karena masing-masing pemda-lah yang mengetahui betul kondisi dan pengendaliannya,” kata dia.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Surabaya, meski nantinya tempat hiburan dibuka 75 persen, protokol kesehatan tetap harus tetap ditegakkan.Karena, kalau menengok pada tahun baru sebelumnya, kluster Covid-19 bermunculan di seluruh masyarakat.

Akmarawita Kadir menambahkan, pengetatan prokes di tempat hiburan bisa dilakukan dengan penempatan petugas dan berbagai langkah antisipatif lainnya seperti menggunakan masker dan aplikasi peduli lindungi.

“Dari masyarakat juga harus ada kesadaran supaya tidak berkerumun dan selalu mengenakan masker serta mencuci tangan. Pengusaha pun begitu, harus sadar jangan sampai menimbulkan kerumunan,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

John Thamrun Bagikan Ratusan Takjil untuk Masyarakat Lakarsantri

RedaksiKBID

Dikira Kabur, Penghuni Asrama Dinsos Sidaorjo Ditemukan Menggantung di Pohon Mangga

RedaksiKBID

Listrik Korslet, Tabung Gas Meledak, Rumah Penjual Ayam Geprek Ludes Terbakar

RedaksiKBID