KampungBerita.id
Matraman

Ning Ita Hadiri Rakomwil IV Apeksi ke-15 di Surabaya

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menghadiri Rakomwil Apeksi di Surabaya

KAMPUNGBERITA.ID – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari Sabtu (23/3) menghadiri Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakomwil) IV Asosiasiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-15 di Balroom Hotel JW Marriot Surabaya. Ning Ita hadir dengan didampingi oleh Sekdakot Mojokerto Harlistyati, Asisten Administrasi Pemerintahan Abd Rachman Tuwo serta beberapa kepala OPD terkait.

Rakomwil IV Apeksi ke-15 telah berlangsung sejak jumat (22/3) sore yang diawali dengan menanam pohon bersama di Taman Harmoni, Jalan Keputih Surabaya. Sebagai acara inti dari Rakomwil IV Apeksi ke 15 adalah pemberian materi oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri tentang penguatan pemerintah kota terhadap implementasi kebijakan pemerintah, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dilanjutkan dengan sidang pleno.

Dalam sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menyampaikan bahwa kedepan di era globalisasi bukan lagi persaingan antar daerah di Indonesia, tetapi dengan daerah dari negara lain. “Jangan menyerah akan keadaan. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, hanya kita mau atau tidak,” ucap Risma.

Dalam kesempatan ini Risma mengajak seluruh peserta Rakomwil untuk saling belajar sebelum era globalisasi pada 2025 yaitu tidak akan ada yang menghalangi untuk masuk. “Jangan sampai menjadi penonton di kota sendiri,” ujar Risma.

Ning Ita usai pembukaan menyampaikan bahwa dengan menghadiri Rakomwil IV Apeksi ke-15 di Surabaya ini semoga dapat menginspirasi para kepala daerah untuk mengambil sisi positif, terobosan juga inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun kotanya.

“Bagi kita sebagai sesama pemerintah kota sekaligus sebagai daerah penyangga bagi Kota Surabaya banyak hal yang bisa kita adopsi dan wujudkan dalam waktu dekat. Dari kota Surabaya kita bisa belajar tentang banyak hal khususnya pelayanan kepada masyarakat dan inovasi untuk membangunan kotanya,”kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa kecilnya wilayah Kota Mojokerto bukanlah suatu kekurangan, lebih merupakan suatu hal positif. “Dengan wilayah yang lebih kecil maka fokus untuk target capaian menjadi lebih mudah. Menjadi lebih fokus dan persoalan yang dihadapi Kota Mojokerto tidak sekompleks di Kota Surabaya,” jelasnya.

Salah satu masalah di perkotaan adalah terkait pengolahan sampah. Dalam kesempatan ini Ning Ita menjelaskan bahwa sampah di Kota Mojokerto telah diolah dan salah satunya adalah dalam bentuk biogas yang telah digunakan oleh warga di sekitar TPA. “Dalam waktu dekat pengelolaan sampah akan menggunakan mesin dengan investasi tinggi, tetapi setiap hari bisa tercipta zero waste di TPS-TPS termasuk nanti ketika menuju TPA sampah itu sudah terpilah sehingga sampah yang di TPA tidak membutuhkan banyak lahan untuk menampungnya,” jelas Ning Ita.

Menyinggung soal kinerja ASN di Kota Mojokerto, Ning Ita mengatakan bahwa sejauh ini dapat berkoordinasi dengan baik. Ke depan Ning Ita berencana untuk menerapkan agar pada setiap OPD harus memiliki target dengan indikator yang jelas, dan ketika mampu mewujudkan target maka akan ada reward dan punishment, sehingga mereka akan terpacu untuk mewujudkan visi misi kepala daerah dalam 5 tahun.

Sementara itu ketua TP PKK Nur Chasanah Achmad Rizal sebagai peserta Apeksi dan para pendamping perempuan berkesempatan untuk mengikuti Ladies Program. Dalam kesempatan ini mereka diajak belajar berbagai program ekonomi kreatif yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya. Sehingga para peserta dapat menggali ilmu tentang bagaimana Pemkot Surabaya mengembangkan ekonomi kreatif, dan menangani anak-anak berkebutuhan khusus.

Lokasi yang dikunjungi dalam ladies program antara lain Dolly Saiki yang menjadi sentra sepatu dan sandal, rumah batik dan industri makanan dan minuman olahan. Dilanjutkan berkunjung ke Kapas Kampung Plaza (Kraza), Siola dan Ciputra World.

Kemudian pada Minggu (24/3) para peserta Apeksi akan mengikuti kegiatan Surabaya Vaganza. Para Wali Kota ini akan mendapat suguhan parade bunga dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-726.KBID-ARI

Related posts

Suap saat Pilkada, Kapolresta Mojokerto Janji Tangkap Pemberi dan Penerima

RedaksiKBID

Jelang Peringatan Hari TBC Sedunia, Ning Ita Launching SABER TBC PLISS

RedaksiKBID

PPDB Dibuka, Pendaftar di SMKN 1 Jetis Mojokerto Membeludak

RedaksiKBID