KampungBerita.id
Headline Madrasah Teranyar

Sekolah SMA di Sidoarjo Lakukan Uji Coba Pembelajara Tatap Muka

Uji coba pembelajaran tatap muka di salah satu SMAMDA Sidoarjo.@KBID

KAMPUNGBERITA.ID – Penyebaran COVID-19 membawa dampak yang luar biasa dalam sirkulasi kehidupan. Salah satunya di bidang pendidikan, namun persiapan terus dilakukan oleh sekolah Salah satunya SMA Muhammadiyah II Sidoarjo. untuk menyongsong pembelajaran tatap muka yang akan diawali pada bulan Juli nanti sesuai dengan arahan menteri pendidikan.

Perubahan metode pembelajaran dari tatap muka kemudian menjadi metode daring dan luring tanpa harus melakukan tatap muka yang tiba-tiba menjadi salah satu akibat dari pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia. Tak terkecuali Indonesia. Salah satunya adalah dampak yang luar biasa di dunia pendidikan.

Wakil Kepala Kurikulum SMAMDA Alful Musrifah mengatakan, setelah satu tahun lebih melakukan aktifitas pembelajaran daring. Mulai hari ini melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka. Dengan menyesuaikan situasi dan kondisi serta lingkungan sekolah.

“Uji coba ini merupakan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) sesuai dengan arahan dari pemerintah yakni sepertiga dari total jumlah siswa dalam satu kelas yang diijinkan masuk sekolah dan masuknya juga bergelombang,” kata Alful di SMAMDA Sidoarjo, Senin (5/4/2021).

Kualitas pembelajaran terus menerus dilakukan untuk kemampuan para siswa sekolah dalam mengenyam mata pelajaran yang disampaikan. Uji coba ini diutamakan bagi siswa kelas X dan kelas XI, apalagi kelas X ini belum pernah tatap muka.

“Sistem uji coba tatap muka tahun ajaran baru 2021-2022 ini dibagi dua sesi yakni. Kelas X mulai pukul 07.00 sampai 09.00 WIB. Semntara kelas XI mulai pukul 09.30 sampai 11.30 WIB. Dan jumlah siswa sepertiga dari jumlah dalam satu kelas tersebut,” tambah Alful.

Sebelum melakukan uji coba tatap muka, pihak sekolah juga melakukan sosialisasi ke wali murid. Dengan adanya uji coba tatap muka ini merupakan harapan dari para siswa, meski begitu ada beberapa siswa yang izin tidak mengikuti tatap muka ini.

“Ada orang tua wali murid yang tidak mengizinkan anaknya untuk mengikuti. Kegiatan belajar tatap muka ini, tapi hanya beberapa wali murid,” terang Alful.

Alful menjelaskan, bagi siswa yang belum siap untuk mengikuti uji cabang tatap muka, pihak sekolah tetap melakukan pembelajaran dengan sistem daring. Semua metode itu masih kreativitas masing-masing guru. Dari evaluasi tersebut. Diputuskan pembelajaran jarak jauh dengan cara daring dengan menggunakan sistem informasi sekolah tetap dilakukan.

“Bagi siswa yang tidak mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka, tetap ada kegiatan dengan sistem daring,” Pungkas Alful. KBID-TUR

Related posts

Rumah Sakit Penuh dan Tenaga Kesehatan Kewalahan, DPRD Dorong Pemkot Surabaya Rekrut Relawan

RedaksiKBID

Lagi-lagi Persebaya Tak Miliki Home Base, Legislator: Stadion Bukan Sekadar Prasasti!

RedaksiKBID

Bupati Saiful Ilah Buka Latsar untuk 80 CPNS Sidoarjo

RedaksiKBID