
KAMPUNGBERITA.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Desa Pandu, Kecamatan Cerme dan Desa Cerme, Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (5/5).
Saat meninjau lokasi terdampak, Gubernur Khofifah yang mengenakan baju putih itu langsung melihat lokasi dapur umum yang dibangun Dinas Sosial Prov. Jatim. Bersama petugas tagana, Gubernur Khofifah pun menyatu menyiapkan makanan untuk warga yang terdampak banjir.
“Jadi yang perlu diperhatikan juga bagaimana untuk warga. Terutama yang nanti mau saur dan buka puasa,” ujar Gubernur Khofifah.
Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa juga berkesempatan menjenguk keluarga korban banjir, Putra Bhima Yudha, warga Dusun Pulo Rejo, Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang dan keluarga Saiful, korban meninggal warga Desa Kedungpring Kec. Balungpanggang.
Kedatangan gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut disambut keluarga korban. Gubernur Khofifah memberikan santunan duka bagi keluarga korban sebesar Rp. 10 juta dan beberapa bantuan sembako bagi korban terdampak banjir.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Gubernur Khofifah menyampaikan belasungkawa dan ikut berdukacita. “Saya ikut belasungkawa, semoga diberikan ketabahan,” pesan Gubernur Khofifah.
Sementara Bupati Gresik Sambari berharap agar banjir yang terjadi di wilayah Cerme dan sejumlah wilayah lainnya akibat meluapnya Kali Lamong dapat segera surut.
Ia meminta kepada BPBD dan jajaran terkait lainnya untuk terus membantu para korban yang terdampak banjir dengan menerjunkan tim relawan. Hal ini disampaikan saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi banjir di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Minggu (5/5) pagi.
“Selain tim relawan, kami Pemerintah Daerah juga terus memberikan sejumlah bantuan-bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ada sejumlah posko penerima logistik dan berbagai bantuan yang datang, baik itu bantuan dari masyarakat, komunitas, dan juga pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dengan mengirimkan logistik ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Bantuan logistik yang diterima di posko bukan hanya dari pemerintah saja, namun ada yang dari masyarakat, komunitas, dan sejumlah perusahaan-perusahaan yang peduli. Sekali lagi kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih,” jelasnya.
Sementara Wabup Moh. Qosim menjelaskan bahwa Pemerintah selalu berupaya ada di tengah masyarakat di saat terjadi bencana seperti ini. Ia bahkan mengaku sudah beberapa kali turun ke lokasi terdampak banjir untuk memastikan kondisi warganya yang terkena musibah banjir.
“Kemarin kami sempat meninjau wilayah Tambak Beras, kemudian ke Kecamatan Menganti, serta ke Kecamatan Kedamean dengan mengirimkan sejumlah bantuan kepada warga masyarakat,” pungkasnya. KBID-HUM

