KampungBerita.id
Matraman Peristiwa Teranyar

Sempat Terjebak Api saat Rayakan Suroan, Puluhan Pendaki Gunung Lawu Berhasil Dievakuasi

Api yang membakar lereng Gunung Lawu terus meluas, beruntung para pendaki sudah berhasil dievakuasi

KAMPUNGBERITA.ID – Berniat merayakan Tahun Baru Islam, sebanyak 48 pendaki Gunung Lawu justru terjebak kebakaran hutan. Mereka berangkat dari Cemoro Kandang, Karanganyar, Jawa Tengah dan Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur. Selain itu ada satu rombongan pendaki yang berangkat dari jalur Candi Ceto, Karanganyar Jateng. Mereka terjebak kebakaran yang terjadi di pos 5 Candi Ceto.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Ferry Yoga Saputra mengatakan, sejak Sabtu dan Minggu (8-9/9/2018) terdapat 200 hingga 300 orang pendaki yang naik ke puncak Lawu. Tujuannya bermacam-macam. Di antaranya adalah melewatkan waktu menjelang 1 Suro di atas ketinggian bumi. Ada pula yang melakukan ritual tertentu menyambut tahun baru dalam kalender Jawa tersebut.

“Ada ratusan orang yang mendaki. Berangkatnya juga dari banyak jalan (bukan hanya Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang), termasuk jalur tikus. Lalu terjadi kebakaran di sejumlah titik di Gunung Lawu,” ungkap Ferry.

Belum jelas penyebab dan kapan kebakaran tersebut mulai terjadi. Namun pada Selasa kemarin titik api di sekitar Jogorogo, Magetan, api mulai bisa dipadamkan. Namun hal ini masih mengkhawatirkan karena yang terbakar adalah gambut yang terkadang menyala kembali.

“Sedangkan yang masih terbakar adalah di Pos 5 rute Candi Ceto. Sehingga para pendaki banyak yang belum bisa turun, belum bisa dievakuasi,” ujarnya.

Dua hari terakhir sejumlah pihak telah dikerahkan untuk mengevakuasi para pendaki. Di antaranya adalah Basarnas Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Magetan, Polsek Plaosan, Koramil Plaosan, Polhut Perhutani Lawu, Tagana Magetan, PGL (Paguyupan Giri Lawu), AGL (Anak Gunung Lawu) dan Reco (Relawan Reco).

Fery Yoga Saputra, menyatakan saat ini (Rabu 12/9) tim sudah membawa turun semua pendaki dari puncak Gunung Lawu. Meski melakukan evakuasi secara bertahap, tim dikabarkan sudah menyelesaikan tugasnya, menyisir para pendaki agar tidak ada yang tertinggal.

“Hari ini sudah ada upaya untuk mengevakuasi semua pendaki. Kabar terakhir yang di puncak tinggal sedikit, sekitar 20-an (orang) saja,” ujarnya.

Ia memastikan jika semua yang diperkirakan sedikitnya berjumlah 100 pendaki dalam kondisi aman alias tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.KBID-NAK

Related posts

Covid-19, Demokrat Minta Pemerintah Tak Kecolongan Seperti Kasus Sampoerna

RedaksiKBID

Gus Muhdlor-Subandi Cetak 100 Milenial Preneur Baru di Sidoarjo

RedaksiKBID

Masyarakat Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi 1.000 Dosis Golkar Surabaya

RedaksiKBID