
KAMPUNGBERITA.ID-Pasangan Eri Cahyadi-Armuji yang didukung 18 parpol menjadi calon tunggal pada Pilkada Surabaya 2024. Ini merupakan sejarah baru, mengingat selama pilkada sejak zaman Orde Baru hingga Orde Reformasi baru kali ini di Surabaya ada calon tunggal.
Terkait calon tunggal ini, Sekretaris DPC PDI-P Kota Surabaya, Baktiono menyatakan, memang ada suara-suara di luar agar memilih yang lain. Tapi perlu diingat, calon tunggal ini didukung oleh mayoritas partai politik (parpol), yakni 18 parpol. Baik parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Surabaya maupun parpol nonparlemen.
“Calon tunggal ini adalah proses demokrasi yang tidak melanggar aturan apapun, “tegas Baktiono, Selasa (24/9/2024).
Menurut mantan ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya ini, proses musyawarah mufakat ini sama dengan proses demokrasi Pancasila dan ditindaklanjuti Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni sampai proses tahapan pengundian nomor urut hingga deklarasi kampanye damai.
“Setelah ini ada tahapan pemilihan (pencoblosan) juga. Calon tunggalnya, ya pasangan Eri Cahyadi-Armuji. Masyarakat juga masih diberi kesempatan di sana, yang tidak ada gambarnya atau kotak kosong, “ungkap dia.
Meski begitu, lanjut Baktiono, imbauan dari KPU Kota Surabaya sangat-sangat jelas, bahwa masyarakat Surabaya diminta berbondong-bondong untuk hadir di TPS pada Rabu, 27 November 2024.
Politisi senior PDI-P ini menegaskan, PDI-P sebagai partai pengusung dan seluruh parpol pendukung maupun pengusung tentu menginginkan warga masyarakat Surabaya memberikan hak suaranya pada pesta demokrasi tersebut.
“Tunjukkan bahwa warga Surabaya ini peduli dengan adanya pemilihan kepala daerah. Apalagi, calonnya tunggal. Eman kalau masyarakat Surabaya tidak datang, ” tandas dia.
Baktiono yang baru terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kota Surabaya periode 2024-2029, mengajak masyarakat Surabaya untuk mencoblos pasangan Er-Ji. Kenapa? Karena ini telah disepakati oleh semua, bukan hanya kesepakatan mayoritas parpol yang ada, tapi juga tokoh masyarakat juga. Ini karena mereka sudah bisa merasakan apa yang telah dilakukan Er-Ji Cahyadi-Armuji dengan kelebihan dan kekurangannya.
“Tapi hal yang positif ini telah banyak dilakukan oleh kedua kader PDI-P untuk kesejahteraan warga Surabaya,” terang Baktiono.
Soal ketidakhadiran pasangan Er-Ji pada Deklarasi Kampanye Damai yang digelar KPU Kota Surabaya, Baktiono menyampaikan jika pasangan calon itu ada kegiatan lain.
“Ketua Tim Pemenangan Er-Ji (Nur Syamsi) yang mewakili. Jadi bukan tanpa perwakilan, ” tegas dia.
Baktiono menambahkan, meski sebagai calon tunggal tapi undangan untuk pasangan Er-Ji cukup banyak. ” Jangankan Er-Ji, saya juga banyak kegiatan dengan warga, terutama untuk menjelaskan terkait Pilkada Serentak 2024 ini,”pungkas dia. KBID-BE

