
KAMPUNGBERITA.ID-Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, kembali menunjukkan semangat gotong royong melalui kegiatan sunatan massal. Aksi sosial yang digelar di Kelurahan Babatan, Minggu (14/6/2026) pagi, menjadi implementasi nyata program Kampung Pancasila dengan prinsip “dari yang mampu membantu yang tidak mampu”.
Ketua LPMK Kelurahan Babatan, Sigit Nur Cahyanto, menyampaikan, kegiatan ini sengaja menyasar warga kurang mampu. Menurut dia, stigma negatif masih melekat pada sunatan massal sehingga warga yang secara ekonomi mampu cenderung memilih layanan mandiri. “Kalau orang ikut sunatan massal itu sudah 90 persen tidak mampu. Makanya kami dari pengurus LPMK ingin kegiatan ini lebih tepat sasaran untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Sigit, Minggu (16/2026).
Dia menjelaskan, yang membuat kegiatan ini istimewa adalah kolaborasi seluruh elemen masyarakat Babatan. Mulai LPMK, RW, RT, PKK, Karang Taruna, Kader Surabaya Hebat (KSH), Lurah, Camat, staf kelurahan, Polsek, hingga Koramil semua terlibat aktif menyukseskan acara. Selain itu, juga dihadiri anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan.
Dia menegaskan, animo masyarakat terhadap sunatan massal gratis ini ternyata melebihi target. Awalnya panitia hanya membuka pendaftaran 25 peserta, namun karena tingginya permintaan akhirnya kuota ditambah menjadi 30 peserta.
“Sebetulnya kalau mau dibuka masih banyak yang daftar. Ini kan momen liburan juga belum terjadi. Jadi kami tambah lima peserta karena permintaan warga sangat tinggi,” jelas Sigit.

Ke depan, lanjut dia LPMK menargetkan sunatan massal menjadi agenda rutin tahunan. Dukungan penuh sudah disampaikan 11 RW se-Kelurahan Babatan. “Beberapa RW sudah menyampaikan ke saya agar kegiatan ini minimal setahun sekali, pas momen liburan. LPMK ini kekuatannya kan di RW. Kalau 11 RW di Babatan semua mendukung, ya kita tinggal laksanakan saja,” pungkas dia.
Camat Wiyung Budiono mengapresiasi aksi nyata LPMK yang menggelar sunatan massal dan bazar sembako murah. Kegiatan ini sebagai wujud nyata program Kampung Pancasila. “Ya, kegiatan ini menyasar keluarga kurang mampu dan masuk Pokja Ekonomi, ” jelas dia.
Menurut dia, Kampung Pancasila memiliki empat Pokja yaitu lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya. Kegiatan di Babatan mengacu Pokja Ekonomi poin pemberdayaan UMKM dan bantuan keluarga miskin. “Alhamdulillah LPMK Kelurahan Babatan melaksanakan sunat massal dan penjualan sembako murah. Ini digagas untuk mewujudkan Kampung Pancasila,”ungkap Budiono.
Lebih jauh, dia menyebut suksesnya acara berkat Ketua LPMK Sigit Nur Cahyanto beserta jajaran dan partisipasi donatur. Antusiasme warga melebihi target. Awalnya ditargetkan 25 peserta. Setelah dibuka, animo masyarakat tinggi. Bahkan sampai 30 peserta, bahkan panitia sampai menolak-nolak. “Ini bukti nyata Babatan sudah melaksanakan Kampung Pancasila Pokja Ekonomi,”tegas dia.
Budiono berharap kegiatan ini menjadi pilot project bagi kelurahan lain di Wiyung sehingga meringankan beban keluarga tidak mampu. “Mudah-mudahan tahun depan lebih semarak dan pesertanya lebih banyak lagi,” tandas dia.

Atas suksesnya kegiatan ini, Budiono mengucapkan terima kasih kepada LPMK, Lurah, donatur, tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Mudah-mudahan tercatat amal ibadah akhirat kita,” pungkas dia. KBID-BE

