
KAMPUNGBERITA.ID
Meski pada Pemilu 2024 PDI-P menjadi partai pemenang di Surabaya, namun perolehan suara turun. Parahnya, PDI-P kehilangan empat kursi di DPRD Kota Surabaya. Dari semula 15 kursi, kini tinggal 11 kursi.
DPC PDI-P Kota Surabaya di bawah nahkoda baru Armuji – Syaifuddin Zuhri, bertekad bangkit dan kembali berjaya di Surabaya, khususnya menambah lagi kursi di DPRD Kota Surabaya. Apalagi ada wacana pilkada akan dipilih melalui DPRD.
Langkah awal, DPC PDI-P Kota Surabaya memanasi ‘mesin politik’ dengan menggelar konsolidasi bersama 31 PAC se-Surabaya, Sabtu (3/1/2026). Konsolidasi ini untuk merapatkan barisan, menyatukan tekad dan semangat, guna merebut kembali kepercayaan dan hati masyarakat Surabaya.
Gebrakan apa yang akan dilakukan DPC PDI-P Kota Surabaya untuk mendongkrak kembali perolehan suara pada Pemilu 2029? Ketua Bidang Pemenangan Pilkada dan Pileg DPC PDI-P Kota Surabaya, Eri Irawan mengatakan, setelah ada pengukuhan pengurus baru, DPC langsung menggelar konsolIdasi dengan 31 PAC se-Surabaya guna merapatkan barisan dan menyusun agenda – agenda pemenangan ke depan.
Selain konsolidasi, Eri Irawan yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya menekankan fraksi PDI-P nantinya diwajibkan mempublikasikan laporan semua kinerja secara serentak ke konstituen, media massa, dan segala macam pada 10 Januari 2026.”Ini bagian dari komitmen partai dalam membangun transparansi (keterbukaan) kinerja anggota legislatif sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Ini juga upaya kita membangun dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada PDI-P, ” ungkap dia.
Lebih jauh, mantan jurnalis ini menjelaskan, di Surabaya, Kepala Daerah, Ketua DPRD-nya adalah semua bagian dari keluarga besar PDI-P. Tentu kolaborasi tiga pilar partai ini, antara Wali Kota, Ketua DPRD, kemudian jajaran DPRD dan pengurus, baik di tingkat, DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting hingga tingkat RW itu semua bergerak sinergis. “Ini akan jadi kunci kemenangan PDI-P,” pungkas dia. KBID-BE

