KampungBerita.id
Headline Kampung Gaya Kampung Raya Surabaya Teranyar

Warga RW-03 Asem Jajar Antusias Ikuti Pelatihan BUDIKDAMBER dari DKPP Surabaya, Buleks: Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono mengapresiasi pelatihan dan praktik budidaya ikan lele oleh DKPP Surabaya menggunakan media ember di lahan terbatas.@KBID-2026

KAMPUNGBERITA.ID-
Semangat warga dalam mendukung ketahanan pangan keluarga terlihat dalam kegiatan Pelatihan dan Praktik Budidaya Ikan Lele dalam Ember (BUDIKDAMBER) bagi kelompok pembudidaya pemula yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya di Balai RW-03 Asem Jajar, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, Ketua RW-03, Eddy Suwito, Camat Bubutan, Hajar Sulistyono, dan Lurah Tembok Dukuh Yudhi Priyo Utomo, serta perwakilan DKPP Kota Surabaya, Bambang, Masduki, dan Ibnu yang menjadi pemateri sekaligus mendampingi warga dalam praktik budidaya ikan lele menggunakan media ember.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan pengetahuan mengenai teknik dasar budidaya ikan lele yang dapat diterapkan di lingkungan rumah dengan memanfaatkan lahan terbatas. Melalui metode BUDIKDAMBER, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kegiatan produktif yang sederhana, praktis, dan berpotensi membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Budi Leksono yang juga Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan dan praktik budidaya ikan lele menggunakan media ember. Menurut dia, kegiatan yang memberikan keterampilan langsung kepada masyarakat ini merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di tingkat keluarga dan lingkungan permukiman. “Pelatihan seperti ini sangat baik karena masyarakat tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan di rumah. Dengan memanfaatkan ember dan lahan yang terbatas, warga dapat belajar membudidayakan ikan lele secara mandiri. Harapannya, kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat,”beber Buleks, sapaan akrab Budi Leksono.

Antusiasme warga RW 03 Asem Jajar juga terlihat dari besarnya minat masyarakat untuk mengikuti kegiatan serupa di kemudian hari. Sejumlah warga berharap agar DKPP Kota Surabaya kembali mengadakan sosialisasi, pelatihan, maupun praktik budidaya yang dapat memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat.

Lurah Tembok Dukuh, Yudhi Priyo Utomo menyambut baik pelaksanaan pelatihan BUDIKDAMBER di wilayahnya. Kegiatan ini dinilai menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh pengetahuan baru yang dapat dikembangkan secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Kami menyambut baik kegiatan pelatihan dan praktik BUDIKDAMBER yang dilaksanakan oleh DKPP Kota Surabaya di RW-03 Asem Jajar. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menambah wawasan dan keterampilan mengenai budidaya ikan lele dengan memanfaatkan lahan yang terbatas,”tegas dia.

“Kami berharap ilmu yang telah diperoleh hari ini tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, tetapi dapat dipraktikkan dan dikembangkan oleh warga di rumah masing-masing. Kami juga mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti kegiatan ini. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang tertarik mengembangkan kegiatan produktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga,”tambah dia.

Disamping itu, Camat Bubutan, Hajar Sulistyono diharapkan memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.“Kami mengapresiasi pelaksanaan pelatihan BUDIKDAMBER di wilayah Kecamatan Bubutan. Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi yang bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar secara langsung mengenai budidaya ikan lele yang relatif mudah diterapkan, termasuk di lingkungan permukiman dengan lahan terbatas,” ungkap dia.

Untuk itu, dia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan melalui sinergi antara DKPP Kota Surabaya, pemerintah kecamatan, kelurahan, pengurus RW, dan masyarakat. Antusiasme warga menjadi modal yang baik untuk mendorong kemandirian pangan keluarga. “Kami juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan sehingga manfaat pelatihan ini benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,”tutur dia.

DKPP Surabaya memberikan bantuan bibit lele kepada warga RW-03 Asem Jajar.@KBID-2026.

Tingginya antusiasme warga RW-03 Asem Jajar menjadi salah satu hal positif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Masyarakat berharap pelatihan tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat berlanjut dengan materi pendampingan yang lebih mendalam, mulai dari pemilihan bibit lele, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan, perawatan ikan, hingga proses panen.

Hal ini disampaikan Ketua RW 03, Eddy Suwito. Dia mengucapkan terima kasih dan berharap adanya tambahan 20 bibit lele untuk warga serta kaum muda Gen Z Karang Taruna. “Terimakasih kami ucapkan kepada Pemkot dan DPRD Kota Surabaya. Kami berharap adanya tambahan 20 bibit lele untuk warga serta para kaum muda Gen Z yang bernaung di Karang Taruna. Semoga Pelatihan BUDIKDAMBER di RW 03 Asem Jajar menjadi contoh bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan komunitas warga,” tandas dia.

Harapan tersebut juga menjadi masukan bagi DKPP Kota Surabaya agar kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dapat terus diperluas sesuai kebutuhan warga. Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin percaya diri untuk memulai budidaya secara mandiri.

Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, DPRD, petugas teknis, pengurus wilayah, dan masyarakat, kegiatan sederhana seperti budidaya ikan lele dalam ember diharapkan mampu membuka peluang kemandirian pangan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Pemkot Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus berupaya memberikan akses pelatihan kepada warga agar mampu memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara produktif, termasuk di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Upaya tersebut sejalan dengan program DKPP dalam menyediakan pelatihan keterampilan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta pengolahan pangan. KBID-BE

Related posts

Manajemen Klaim RS Siloam Cito Aman untuk Lingkungan

RedaksiKBID

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi, Kodim 0811 Tuban Siapkan 2300 Dosis Vaksin Tahap 2

RedaksiKBID

Peringati HJKS ke-733, PAM Surya Sembada Gelar ‘Gebyar Diskon’ Pasang Baru hingga 70 Persen

Baud Efendi