Dua Bapaslon Penuhi Syarat untuk Maju di Pilkada Surabaya 2020

Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi menjelaskan soal tahapan Pilkada Serentak.@2020

KAMPUNGBERITA.ID – KPU Kota Surabaya menggelar media briefing tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (paslon) pemilihan walikota dan wakil walikota Surabaya 2020 di Kantor KPU Kota Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Ketua KPU Kota Surabaya Nur Samsi mengatakan,berdasarkan peraturan KPU nomer 5 tahun 2020. KPU Surabaya membuat surat keputusan tentang tahapan pencalonan termasuk di dalamnya penetapan tahapan penelitian administrasi paslon dan tahapan penetapan paslon serta pengundian nomer urut paslon.

“Kita semua tahu bahwa berdasarkan peraturan atau keputusan KPU tentang tahapan tanpa penetapan paslon,” kata Nur Samsi di Kantor KPU Kota Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Nur Samsi menjelaskan, bahwa peraturan KPU nomer 9 tahun 2020 pasal 68 menyatakan bahwa KPU kab/kota melakukan rapat pleno berdasarkan penelitian syarat pencalonan yang dilakukan verifikasi administrasi.

“Berdasarkan hasil pleno verifikasi administrasi yang kami lakukan terhadap dua bakal paslon dinyatakan memenuhi syarat,” terang Nur Samsi.

Lanjutnya, pihaknya juga telah melakukan penelitian administrasi termasuk salah satunya adalah surat keterangan dari rumah sakit yang ditunjuk yang menyatakan bahwa bakal dua bapaslon mampu secara jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.

“Berdasarkan surat yang kami terima dari rumah sakit dua bapaslon mampu dan memenuhi syarat. Sehingga hasil pleno, kami hari ini telah menetapkan paslon Eri Cahyadi- Armuji dan Machfud Arifin-Mujiaman sebagai pasangan calon pada pemilihan walikota dan wakil walikota tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan, Devisi Teknis Penyelenggaraan Suprayitno mengatakan, tahapan pelaksanaan pengambilan nomer urut pengundian dilakukan di Hotel Singgasana, Kamis (24/9/2020). Namun dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu dilakukan pembatasan jumlah kehadiran.

“Mekanismenya untuk pengambilan nomer urut yaitu paslon yang hadir lebuh duluan berhak mengambil terlebih dahulu. Dan, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas protokol kesehatan,” pungkasnya. KBID-DJI