KampungBerita.id
Politik & Pilkada Teranyar

Kader Senior Musyafak Rouf Didorong Pimpin PKB Surabaya, Kaderisasi Parpol Dipertanyakan

Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf.@KBID2021

KAMPUNG BERITA. ID – Sejumlah DPAC masih menginginkan politisi senior Musyafak Rouf mempertahankan posisinya sebagai ketua DPC PKB Kota Surabaya periode 2021-2026 lewat musyawarah daerah (musda) yang rencananya digelar akhir bulan ini. Di sisi lain, DPW PKB Jatim membuka peluang kepada anak muda atau milenial untuk memimpin DPC.

Salah satu kader milenial yang digadang-gadang untuk meneruskan kepemimpinan Musyafak Rouf adalah Mahfudz. Tapi realitanya Mahfudz yang merupakan ketua DPAC Kecamatan Gubeng malah mendukung Musyafak Rouf.

Ketika di konfirmasi Kamis (25/2/2021), Mahfudz menyatakan DPAC Kecamatan Gubeng bulat menjagokan Musyafak Rouf.

“Cak Syafak, panggilan Musyafak Rouf, masih dibutuhkan oleh DPC untuk menahkodai PKB Surabaya. Komitmen serta dedikasi beliau sangat jelas dan kuat untuk membesarkan PKB Surabaya,” ungkap dia.

Menurut
Mahfudz yang juga ketua DKC Garda Bangsa Kota Surabaya, saat ini hanya Cak Syafak yang bisa menjaga stabilitas internal partai agar target partai bisa tercapai dengan baik.” Pokoknya Cak Syafak, “tandas dia.

Ditanya apakah PKB Surabaya sudah tak lagi punya kader mumpuni atau gagal dalam kaderisasi, sehingga harus mendorong kader senior PKB yang sudah tiga periode menjadi ketua
Musyafak Rouf maju lagi? Mahfudz mengakui bahwa setiap partai politik (parpol) punya cara sendiri-sendiri.
“Muda itu tidak harus umurnya yang muda, bisa jadi pergerakannya yang muda atau pergerakannya progresif. Bisa jadi begitu, muda itu tak bisa jadi ukuran umurnya,” tandas dia.

Mahfudz mengakui, saat ini sudah ada beberapa calon yang siap tarung di muscab, yakni Asrori Muslich (Wakil Ketua PW Ansor Jatim), Mazlan Mansyur (Sekretaris DPC PKB Surabaya),Laila Mufidah (Wakil DPRD Surabaya).

Sebelumnya, Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi mengatakan DPW memberi sinya bahwa generasi milenial diberi ruang besar untuk menjadi pucuk pimpinan DPC. Tak terkecuali di DPC PKB Kota Surabaya.

Menurut dia, jika ada anak muda yang memiliki potensi, bukan tak mungkin mendapat restu untuk menggantikan Musyafak Rouf, kader senior PKB yang sudah tiga periode menjadi ketua.
“Surabaya ini kan heterogen ya. Sekarang memang era milenial. Soal pemimpin milenial ini juga harus memfasilitasi milenial, mewadahi mereka. Kalau gak bisa ya percuma saja, ” beber dia.

Selain membuka peluang anak muda jadi pucuk pimpinan, lanjut Fauzan, muscab juga jadi start awal PKB untuk berbenah. Terlebih mengatur formula yang pas untuk meningkatkan elektabilitas di daerah masing-masing menjelang pemilu 2024. KBID-BE

Related posts

Ketua DPRD Jatim Mendukung Suksesnya KTT G20 di Bali

RedaksiKBID

Solidaritas Untuk Palu, Warga Blitar Gelar Musik Amal

RedaksiKBID

Program Pembangunan Pemkab Bojonegoro Desa Lebaksari Baureno Kini Jadi Desa Maju

RedaksiKBID