KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Pandemi Covid-19 Melandai, Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Mulai Ramai Dikunjungi Peziarah

Wisata Religi Sunan Ampel mulai ramai dikunjungi peziarah. @ KBID-2022

KAMPUNGBERITA.ID–Memasuki bulan Ramadan banyak tradisi beraneka ragam di Indonesia. Tradisi ziarah dan ngabuburit mulai tampak di kawasan wisata religi Sunan Ampel yang mulai ramai pengunjung.

Seperti yang terlihat pada Rabu (6/3/2022) sore, misalnya terpantau kawasan Ampel dikunjungi ratusan peziarah.

Peziarah dari berbagai usia, muda-mudi, hingga rombongan keluarga. Makam Sunan Ampel yang sebelumnya ditutup-tutupi sementara akibat pandemi Covid-19, kini mulai dibuka kembali dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Bisa dipastikan kini tak pernah sepi pengunjung.

Ramainya pengunjung untuk berziarah ke makam Sunan Ampel atau Raden Rahmat, berdampak pula pada toko yang menjual oleh-oleh. Berbagai pernak-pernik, parfum serta makanan ala Timur Tengah pun laris manis.

Menurut salah seorang petugas di Makam Sunan Ampel, Mustajab (80), banyak musafir yang berduyun-duyun datang setiap harinya. “Orang-orang di sini banyak yang musafir,” terang Mustajab di Masjid Sunan Ampel, Rabu (6/4/2022).

Mustajab mengakui, situasi pandemi Covid-19 memang mempengaruhi jumlah peziarah serta pedagang yang menjajakan jualan di sekitar kawasan Makam Sunan Ampel.

Dia menjelaskan, Makam Sunan Ampel sejak awal Ramadan masih terus didatangi peziarah. Tetapi jumlah tidak terlalu banyak. “Kalau pagi sampai sore ya kira-kira sekitar 50 sampai 100 orang per hari. Kalau malam ramai peziarah kisaran 250 orang lebih” beber dia.

Lebih jauh, dia menjelaskan, jika peziarah paling banyak yakni sesudah Nuzulul Qur’an. “Ramainya ya nanti sesudah Nuzulul Qur’an,” imbuh dia.

Di Masjid Sunan Ampel juga disediakan takjil buka puasa nasi bungkus maupun nasi kotak bagi peziarah.

Di satu sisi, dia juga menegasakan, apabila peziarah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. Petugas secara rutin mengingatkan peziarah yang datang.

“Masih tetap menerapkan protokol kesehatan. Tetap dikontrol oleh petugas kepolisian dan Satgas Covid-19. Harus memakai masker,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

7.000 Personel Gabungan Siap Amankan Final Piala Gubernur Jatim 2020

RedaksiKBID

BPJS Manfaatkan Momen SHS 2017 Untuk Lebih Dekati Masyarakat

RedaksiKBID

Tagihan Gas Perajin Lontong Rp 21 Juta, Armuji Minta PGN Beri Tarif Khusus UMKM

RedaksiKBID