KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Surabaya Teranyar

Ikut Prihatin, Komisi A DPRD Kota Surabaya Beri Santunan Korban Kebakaran di Kemayoran Baru

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko dan Azhar Kahfi menyerahkan santunan kepada korban kebakaran di Kemayoran Baru.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Komisi A DPRD Kota Surabaya mengunjungi 47 warga Jalan Kemayoran Baru I, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Senin (4/11/2024) sore. Mereka adalah korban kebakaran yang ditampung di Balai RW 02.

Kunjungan Komisi A ini diikuti oleh Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A) dan Azhar Kahfi. Sedangkan anggota Komisi A lainnya masih ada tugas lain, sehingga tak bisa  ikut. Pada kesempatan itu, mewakili Komisi A dan DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menyerahkan santunan berupa uang sebesar Rp 1,5 juta per rumah.

Yona mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang menimpa warga Jalan Kemayoran Baru I. Akibat kebakaran yang terjadi pada Minggu (3/11/2024) tersebut, tujuh rumah ludes dilalap si jago merah. Sehingga ada 47 jiwa harus mengungsi ke balai RW dan tenda penampungan yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya.

“Untuk itu kami hadir di sini melihat secara langsung bagaimana kondisi warga yang menjadi korban kebakaran,” ujar dia.

Politisi Partai Gerindra ini mengucapkan terima kasih atas sikap tanggap darurat dari warga dan juga mitra kerja DPRD Kota Surabaya, yakni BPBD Kota Surabaya dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.

Ke depan, lanjut Yona, Komisi A akan menyampaikan dan mendorong kepada pihak-pihak terkait, bahwa untuk daerah-daerah atau perkampungan yang aksesnya sulit dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran ada titik hydrant atau hydrant pillar, yakni alat pemadam kebakaran yang berfungsi sebagai titik utama pasokan air dalam sistem fire hydrant, dan itu bukan satu hal yang sulit untuk direalisasikan.

“Gang-gang kecil memang sulit dijangkau mobil damkar. Karena itu, mungkin bisa dipasang titik hydrant di situ dengan mengambil sumber air dari sumur tanah atau tandon air. Dengan demikian, ada antisipasi dini sebagai penanganan pertama ketika terjadi kebakaran, ” terang dia.

Rombongan Komisi A DPRD Kota Surabaya mengunjungi posko penampungan dan berdialog dengan korban kebakaran.@KBID-2024.

Selain itu, lanjut dia, adanya APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di setiap pos RT maupun RW ini bukan hanya sekadar aksesoris untuk melengkapi pos, tapi bagaimana warga diedukasi cara menggunakan APAR yang baik dan benar.

“Kami yakin kalau edukasi atau pelatihan ini diberikan secara berkesinambungan, maka kalau ada bahaya kebakaran siapapun bisa menggunakan APAR ini, ” tegas dia.

Yona secara blak-blakan mengakui, banyak sekali warga yang tidak paham cara menggunakan APAR. Jangankan menggunakan, APAR yang ada di pos RT atau RW saja banyak yang expired atau kedaluwarsa. Padahal, APAR ini kalau sudah expired seharusnya dikocok-kocok terus, tapi ini kan diam. Sehingga saat terjadi kebakaran tidak bisa difungsikan dan parahnya warga tidak paham cara menggunakan APAR tersebut.

“Karena itu, kami nanti akan koordinasi dengan BPBD maupun DPKP agar secara berkesinambungan memberikan pelatihan penggunaan APAR kepada warga melalui kelompok-kelompok masyarakat,” beber Yona.

Dia menambahkan, mewakili teman-teman Komisi A yang tidak semuanya hadir, tapi mereka sangat sigap untuk bersama-sama ikut merasakan penderitaan ini, musibah ini.

“Kami memberikan bantuan yang nilainya tidak besar, yakni Rp1,5 juta per rumah. Kami paham warga terdampak sementara kehilangan mata pencahariannya. Apalagi, mayoritas mereka sebagai pelaku UMKM atau pedagang kecil,” ucap dia.

Yona berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban terdampak kebakaran.

Anggota Komisi A, Azhar Kahfi mengaku pihaknya mengunjungi posko penampungan dalam rangka keprihatinan dan memberikan santunan agar mereka bisa beraktivitas.

Ke depan, politisi Partai Gerindra ini berharap warga lebih berhati-hati. Dirinya tak ingin ada bencana kebakaran seperti ini lagi.
Infonya, kebakaran kemarin itu karena terjadi korsleting di lantai dua, kemudian api menyambar ke rumah-rumah sebelahnya. “Ada tujuh rumah yang hangus terbakar dan dua rumah terdampak. Ases masuk untuk mobil damkar ke lokasi kebakaran sulit karena gangnya sempit, ” jelas Kahfi.

Ke depan, kata dia, Komisi A berharap APAR perlu ditambah dan dilakukan pengecekan berkala, apakah APAR ini bisa digunakan atau tidak.

“Dari penjelasan Pak RW tadi, sebenarnya APAR sudah tersedia. Tapi akses untuk ke lantai dua yang sulit. Ya, ini perlu perhatian bersama dan kita akan ingatkan damkar dan tim penanggulangan bencana lebih sigap,” tegas dia.

Yona Bagus Widyatmoko dan Azhar Kahfi berdialog dengan Ketua RW 02, Mohammad Cholid di depan tenda penampungan.KBID-2024.

Soal kondisi posko penampungan, Kahfi menilai cukup baik dan representatif karena lokasinya di balai RW. Dia juga mengapresiasi RW setempat yang sigap merelokasi warga, khususnya ibu-ibu lansia dan ibu menyusui. Selain itu, juga bagaimana anak-anak diberi kemudahan karena seragamnya ikut terbakar.
“Tolong anak-anak terdampak diperhatikan sekolahnya dengan memberikan kelonggaran agar mereka bisa tetap sekolah, ” pinta dia.

Sementara Ketua RW 02, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Mohammad Cholid mengucap syukur atas bantuan yang diberikan Komisi A. ” Saya sangat berterima kasih. Kami hanya bisa mendoakan yang terbaik, ” ujar dia.

Dia menyampaikan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh sempat datang ke posko penampungan memberikan seragam sekolah, fasilitas, dan mengarahkan anak-anak agar tetap sekolah sebagai ilmu untuk bekal mereka. ” Pak Yusuf memberikan semangat agar jangan sampai kejadian ini mematahkan semangat belajar anak -anak, ” imbuh Cholid.

Dia menambahkan, penanganan damkar sangat cepat, sehingga api tidak sampai meluas kemana-mana. Apalagi, lokasi kebakaran ada di kampung padat penduduk dan aksesnya sempit. KBID-BE

Related posts

Pasien Positif Corona di Jatim jadi 26 Orang, Surabaya Terbanyak

RedaksiKBID

Jalin Silaturahmi di Tengah Pandemi, Alumni SMPN 1 Turen 83 Gelar Halal Bihalal

RedaksiKBID

Ketua MUI Jatim Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Halal dan Aman

RedaksiKBID