KampungBerita.id
Headline Teranyar

Berstatus Tersangka, Vanessa Angel Datangi Polda Jatim

Vanessa Angel saat mendatangi Polda Jatim untuk wajib lapor

KAMPUNGBERITA.ID – Artis Vanessa Angel akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim, guna menjalani wajib lapor sebagai saksi korban dalam kasus prostitusi online. Di sisi lain, artis FTV itu juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Vanessa tiba di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 16.30 WIB. Dia datang dengan naik mobil MPV premium putih. Kehadiran Vanessa didampingi pengacaranya.

Saat tiba, Vanessa Angel enggan menjawab pertanyaan awak media terkait kasus yang membelitnya. Wajah Vanessa tampak tegang menghadapi wartawan yang mengerubutinya.

Dengan langkah tergesa, artis berusia 27 tahun itu memasuki ruang penyidik. Tak sampai 20 menit, Vanessa sudah keluar dari ruang penyidik. Lagi-lagi Vanessa hanya diam.

“Dia (Vanessa Angel) hanya wajib lapor,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol. Akhmad Yusep Gunawan, Senin (28/1).

Diketahui, pada Rabu (16/1/2019), Polda Jatim akhirnya resmi menetapkan Vanessa Angel tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online.

Dari hasil gelar perkara yang dilakukan korps bhayangkara tersebut, penyidik menemukan bukti bahwa, artis tersebut sering mengirim gambar dan video asusila ke mucikari.

Penetapan tersangka tersebut juga sudah mengacu pada pendapat sejumlah ahli. Di antaranya, ahli pidana, ahli bahasa, ahli informasi dan transaksi elektronik hingga ahli agama. Dalam hal ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam perkara ini, Vanessa Angel dijerat Pasal 27 ayat 1 UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Yusep menambahkan, ada keterkaitan tersangka mucirkari Siska dan Fitri

Di sisi lain, Penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) membidik lelaki hidung belang pemesan jasa prostitusi artis Vanessa Angel. Polisi klaim sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap si pemesan tanpa menyebut secara rinci.

Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan pemanggilan terhadap ‘pelanggan’ Vanessa setelah mendapatkan keterangan saksi ahli.

“User (pria hidung belang) sudah kita jadwalkan untuk pemeriksaan. Kita juga akan segera gelar (perkara) bersama dengan pemanggilan AS (Avriellya Saqqila),” ungkapnya.

Ia menjabarkan penyidik telah berkonsultasi dengan Ahli Hukum Pidana dari Universitas Brawijaya Malang, Lucky Endrawati. Di Mapolda Jatim, Lucky menjelaskan merujuk pada pasal 55 KUHP, ada kualifikasi untuk pelaku, pembuat, dan penyuruh.KBID-SIA

Related posts

Kunjungi Terminal Purabaya, Kapolri Tekankan Kesehatan Sopir dan Kelayakan Bus demi Keselamatan Penumpang

RedaksiKBID

Komisi C DPRD Surabaya Minta Pemkot Awasi Proyek Pembangunan dengan Cermat

RedaksiKBID

Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Jalin Komunikasi dengan Perusahaan untuk Penanganan Covid-19

RedaksiKBID