KampungBerita.id
Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Demokrat Surabaya Panik, Sebut FK Tak Pernah Jadi Ketua PAC Rungkut

 

Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya,Moch Machmud.@KBID-2022KAMPUNGBERITA.ID-DPC Partai Demokrat Surabaya mulai panik, terkait kasus yang menimpa Ketua PAC Demokrat Kecamatan Rungkut, FK yang diamankan polisi di RM Coto Makassar Kendangsari, 3 Maret 2022. Apalagi kasus ini sudah menggelinding hampir 60 hari dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya.

Semula, Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Moch Machmud menyatakan, jika FK bukan kader Demokrat Surabaya lagi. Karena, ia telah lama mengundurkan diri dari Ketua PAC Demokrat Kecamatan Rungkut.

Menurut pengakuan Machmud sebelumnya, FK mengundurkan diri dari ketua PAC jauh sebelum penangkapan itu terjadi. Yakni, pasca terjadi kecelakaan yang menimpanya.

Kala itu, Machmud mengatakan surat pengunduran diri FK ada dan dia berjanji akan menunjukkan surat pengunduran diri tersebut ke media. Ini untuk membuktikan jika FK bukan pengurus PAC lagi. Sehingga apa yang dilakukan di luar tidak ada hubungannya lagi dengan Demokrat.

Tapi anehnya, hingga kini Machmud yang dipercaya sebagai juru bicara Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari, belum bisa menunjukkan SK pengunduran diri FK. Berbagai alasan pun mulai dimunculkan. Ini setelah dia diduga mendapat teguran dari Lucy Kurniasari.

Saat dikonfirmasi, Machmud menyatakan, kalau FK tidak pernah menjadi Ketua PAC Rungkut.
“Ia tidak pernah tercatat menjadi Ketua PAC Rungkut. Dari dokumen yang kita cari, tak ditemukan SK kalau ia pernah tercatat menjadi ketua PAC. Jadi, ia bukan siapa -siapa, bukan kader, dan tak ada hubungannya dengan Demokrat,”elak dia.

Machmud yang juga Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Kota Surabaya tampaknya mulai gerah dengan adanya pemberitaan kasus yang saat ini ditangani Polrestabes Surabaya.” Kenapa kok ada niat menulis berita itu terus. Aneh ya? Padahal ada banyak berita lain yang lebih mutu,” tutur dia.

Terkait pengunduran diri FK dari Ketua PAC Rungkut, media ini juga melakukan penelusuran di Sekretariat DPD Partai Demokrat Jatim, mendapat informasi kalau sejak Januari hingga April 2022, DPD belum pernah menerima surat dari DPC terkait pengunduran diri FK, termasuk surat usulan penggantinya.

Staf Sekretariat DPD Partai Demokrat Jatim, Safril ketika dikonfirmasi kala itu tak berani berkomentar banyak. Karena ini bukan ranahnya.
“Sejak 2020 hingga 2021 memang ada pergantian enam PAC. Tapi kalau pada 2022 tak ada surat masuk terkait pergantian PAC,” tandas dia.

Seperti diketahui, Polrestabes Kota Surabaya pada 3 Maret 2022 telah mengamankan empat orang di RM Coto Makassar yang diduga salah satunya adalah kader Partai Demokrat Surabaya. Bahkan, disebut-sebut adik dari petinggi Partai Demokrat Surabaya.

Meski pihak polisi membenarkan adanya kasus penangkapan itu, namun belum ada sumber resmi yang bisa memberikan keterangan. Kasus ini akan terang benderang kalau nanti sudah memasuki proses persidangan di Kejari Surabaya. Bahkan, wartawan di Surabaya sudah menunggu pelimpahan kasus ini ke Kejari Surabaya. KBID-BE

Related posts

Aklamasi, Syahputra Pimpin GP Ansor Karang Pilang

RedaksiKBID

Gelar Operasi Tumpas Semeru, Polresta Gulung 16 Tersangka

RedaksiKBID

Target Menang Pemilu 2024, Partai NasDem Incar Pemilih Milenial

RedaksiKBID