KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Disebut ‘Anjing Penjaga’, LSM Ponorogo Laporkan Ipong ke Polisi

Gabungan LSM saat membuat laporan di Polres Ponorogo.

KAMPUNGBERITA.ID – Puluhan anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Ponorogo melaporkan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni ke Reskrim Polres Ponorogo dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian terhadap para LSM.

Pelaporan berawal dari sambutan Bupati Ipong saat menggelar Musrenbang beberapa waktu lalu. Saat itu, Ipong menyebut bahwa LSM sebagau watch dog atau anjing penjaga.

“LSM merupakan watchdog yang artinya memberikan kontrol sosial atas kepemimpinan Ipong – Djarno, berupa kritikan atas kekurangan atau tidak maksimalnya pelayanan kami kepada masyarakat,” ujarnya ketika itu.

Atas ucapan tersebut, sejumlah LSM sempat menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Bupati Ponorogo pada Kamis (12/4).

Korlap aksi Samsul Bahar mengatakan, teman-teman LSM memprotes keras apa yang dikatakan Bupati Ipong Muchlissoni pada saat musrenbang waktu lalu, dengan menyebut LSM ibarat seperti anjing penjaga.

“Apakah pantas seorang bupati berkata demikian. Sebagai orang nomor 1 di Ponorogo seharusnya menjadi pemimpin. Bukan seperti itu cara berbicaranya,” terang Samsul Bahar.

Oleh karena itu, gabungan LSM Ponorogo secara resmi melaporkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni ke Reskrim Polres Ponorogo dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian terhadap para LSM.

Selain itu, forum LSM juga menyoroti kinerja pemerintah yang dinilai kurang prorakyat dengan bukti sehari sebelumnya Bupati Ipong Muchlissoni juga didemo terkait kebijakan PKL, bentor, waduk, dan pendirian pabrik di Desa Sampung.

Ini menunjukan bahwa,pihaknya sangat prihatin akan kepemimpinan Bupati Ipong. “Pemerintahan Bupati Ipong tidak prorakyat dan tidak lebih baik dari pemerintahan sebelumnya,” katanya. KBID-PAC

Related posts

Armuji Sebut Surabaya Satu-satunya Kota yang Miliki Lab Tes Swab PCR, Ternyata Bukitinggi dan Padang Jauh Lebih Dulu

RedaksiKBID

Bakesbangpol Kota Malang Kebut Seragam Linmas untuk Pemilu 2019 

RedaksiKBID

Banyak Kepala OPD Rangkap Jabatan, Pemkot Surabaya Dinilai Tak Punya Ukuran Beban Kerja

RedaksiKBID