KampungBerita.id
Peristiwa Teranyar

Ditinggal Kencing, Barang Milik Sekuriti Pegadaian Digondol Maling

Pegadaian tempat Sutrisno bekerja.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID – Apes dialami Sutrisno(48) warga Desa Wonoayu RT 01/RW 01, Kecamatan Wonoayu. Satu unit motor, handphone dan sejumlah barang berharga miliknya dikuras maling saat ditinggal pergi buang air kecil. Sekuriti Pegadaian Jalan Raya Buduran, Kecamatan Buduran itu mengalami hal tersebut saat sedang jaga malam pada hari Sabtu (10/8) lalu.

Seperti hari biasanya, malam itu Sutrisno menjalankan tugas untuk jaga malam di kantor pegadaian itu. Sekitar pukul 03.00, ia pergi untuk buang air kecil ke lahan kosong disekitar kantor pegadaian. “Jaraknya sekitar 10 meter, dan cuma 5 menit,” terang Sutrisno kepada petugas kepolisian.

Namun hal yang tak terduga dialami Sutrisno sekembali buang air kecil. Motor Honda Vario nopol W 2526 OK miliknya yang semula diparkir disamping kantor pos sekuriti telah raib,, “terang sutrisno pada saat dikonfirmasi dirumahnya Rabu(14/7)

Panik dengan kejadian itu, korban langsung melihat kedalam pos sekuriti. Ia semakin terkejut lantaran melihat handphone dan jam tangan di dalam pos sekuriti juga raib. ” Tas berisi surat berharga seperti SIM, STNK, dan ATM juga hilang,” tambahnya.

Korban juga sempat menanyakan kejadian itu ke warga sekitar. Namun tak seorangpun yang mengetahui. Setelah kejadian itu, korban melaporkan aksi pencurian itu ke Mapolresta Sidoarjo.

Sementara itu, Kristanto, 52, rekan sekuriti korban juga membenarkan adanya aksi pencurian itu. “Posisi kantor tutup dan tidak ada toilet di pos Sekuriti, jadi kalau ada keperluan mendesak harus cari tempat,” sebut Kristanto.

Kristanto menduga saat kejadian motor dan pintu pos sekuriti tidak dikunci. Kejadian pencurian itu juga baru pertama ini terjadi. “Biasanya kalau saya jaga, selalu dikunci dan pasang rantai,” pungkasnya. KBID-TUR

Related posts

Pembangunan Gedung Bank Mandiri di Gayungan Kebonsari, Ditengarai Langgar GS Jalan dan Sungai

RedaksiKBID

Gubernur Keluarkan Kebijakan Pendidikan ‘Tis Tas’, Bambang DH: Surabaya Ndak Perlu Memaksa

RedaksiKBID

Komunitas Terash Minta Wawali Whisnu jadi Pembina Komunitas

RedaksiKBID