KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Dukung Tambahan Anggaran Rp 69 di MPAK, Komisi D Berharap RSUD Eka Candrarini Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Kesehatan

Komisi D DPRD Kota Surabaya saat hearing dengan manajemen RSUD Eka Candrarini.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Keberadaan RSUD Eka Candrarini di Surabaya Timur harus lebih baik dari rumah sakit milik Pemkot Surabaya yang sudah ada sebelumnya, yakni RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada ( BDH).

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hj. Luthfiyah. Menurut dia,
dengan layanan dan fasilitas kesehatan yang baik diharapkan masyarakat Surabaya tidak perlu lagi untuk berobat ke luar negeri.

“RSUD Eka Candrarini ini harus berkembang cepat dan menjadi yang terbaik. Kalau rumah sakit ini lengkap, orang-orang mampu pun bisa berobat di sini, sehingga lebih banyak masyarakat kurang mampu yang terbantu,” ujar dia, Kamis (30/1/2025).

Lebih jauh, politisi Partai Gerindra ini menyampaikan dukungannya terkait tambahan anggaran untuk RSUD Eka Candrarini yang diusulkan melalui Mendahului Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK) dari Pemkot Surabaya sebesar Rp 69 miliar. Meski demikian, Luthfiyah menekankan bahwa penambahan anggaran harus diiringi dengan peningkatan layanan kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Eka Candrarini, drg Bisukma Kurniawati.@KBID-2025.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Eka Candrarini, drg Bisukma Kurniawati M.Kes, mengungkapkan bahwa kebutuhan dokter saat ini sudah tercukupi, meskipun pihaknya masih membutuhkan dokter spesialis jiwa.

“Ya, kami akan melihat perkembangannya, terutama dengan adanya CPNS yang akan masuk. Kebutuhan dokter akan kami sesuaikan,”tandas dia.

Bisukma mengatakan, sejak 10 Januari 2025, RSUD Eka Candrarini telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Sebagai rumah sakit layanan spesialistik, pasien yang ingin berobat di sana harus mendapatkan rujukan dari puskesmas, kecuali dalam kondisi gawat darurat.

“Kondisi gawat darurat itupun ada kriterianya. Kalau hanya batuk atau pilek, tidak perlu ke IGD,”tegas dia.

Yang jelas, menurut dia, dengan dukungan anggaran dan peningkatan fasilitas, RSUD Eka Candrarini akan menjadi rumah sakit unggulan yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Surabaya. KBID-BE

Related posts

Komisi B DPRD Surabaya Apresiasi Pemkot Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

RedaksiKBID

Maksimalkan Air Komisi Irigasi Bojonegoro Gelar Pembinaan Pada HIPPA dan GP3A

RedaksiKBID

Miris Lihat Dampak dari Kebijakan Pemblokiran KTP-KK, Bang Jo: Wali Kota Harus Verifikasi Data dan Diskresi

Baud Efendi