
KAMPUNGBERITA.ID – Direktur PT Sabrina Laksana Abadi H. Achmad Miftach Kurniawan membantah pihaknya melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait bisnis properti yang digelutinya.
Seperti diketahui, PT Sabrina Laksana Abadi merupakan pengembang perumahan di Sidoarjo. Saat ini developer yang beralamat di Perum Berlian Kencana Sari Blok D22, Babatan, Panjunan, Kec. Sukodono itu terus memasarkan unit-unit perumahan di beberapa tempat di wilayah Sidoarjo.
Sebelumnya, bisnis yang dipimpinya diterpa isu tak sedap. Dimana pihaknya dikatakab tidak membayar pajak dan melakukan TPPU senilai Rp 17 miliar. ”Itu tuding tidak mendasar,” katanya.
Dia menuturkan, tudingan tersebut dilontarkan orang yang mengatasnamakan kordinator paguyuban konsumen bernama Muhsin dan Notaris Eka Suci Rusdianingrum. H Wawan, sapaan akrabnya, membantah semua tudingan tersebut.
“Bahwa tindakan penipuan terhadap costumer/user, tuduhan TPPU dan penggelapan pajak senilai Rp 17 miliar itu tidak benar dan tidak mendasar. Kalau tidak percaya, silakan kroscek ke Badan Pelayanan Pajak Daerah Kab. Sidoarjo,” kata dia.
Di sisi lain, H Wawan optimis pasar properti di Sidoarjo tidak terpengaruh terhadap isu-isu negatif tersebut. Menurutnya, pasar properti tahun 2020 akan tetap baik. Untuk menyongsong hal tersebut,kata dia, terus melakukan pengembangan.
Sebab, kata dia, hal ini tidak lepas dari capaian pada 2019, nilai penjualan yang dicapainya cukup menggembirakan.
Gairah peminat unit-unti rumah di beberapa perumahan yang tengah di bangun sangat ini, lumayan tinggi. “Tahun 2020 ini kami menargetan ada kenaikan penjualan unit-unit hunian di beberapa tempat,” cetusnya Minggu (8/3).
Dia menyebutkan, beberapa perumahan yang ada, seperti Perumahan Panjunan Regency Sukodono, Perumahan Banjarsari Asri Buduran, Perumahan Kedungkembar Asri Prambon dan Perumahan Alam Candi Asri Candi, setelah peminat survey lokasi, langsung mengajukan transaksi dengan sistem kredit in house. “Harganya perunit yang dipilih variatif. Mulai seharga Rp 300 juta sampai Rp 700 juta/unit,” rinci dia.
H. Wawan menambahkan, dalam pemasaran, yang diandalkan selain kualitas spesifikasi bangunan, kawasan perumahan yang ada juga area bebas banjir. “Sistem drainase dan pembuangan air perumahan betul-betul kami kerjakan secara matang agar tidak menimbulkan banjir,” imbuhnya. KBID-TUR

