KampungBerita.id
Madrasah Matraman Teranyar

Pelajar Tewas di Jalan Raya, Satlantas Polres Ngawi Blusukan ke Sekolah

Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto saat menjadi Irup di SMPN 1 Ngawi.

KAMPUNGBERITA.ID – Pasca tewasnya dua pelajar SMP beberapa waktu lalu yang mengalami kecelakaan di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi menyosialisasikan larangan anak mengendarai sepeda motor.

Mulai Senin (19/11) kasatlantas bersama kanit dan perwira yang ada menjadi inspektur upacara (Irup) di SMP seluruh Ngawi. Hal tersebut demi menyosialisasikan UU Nomor 2 Tahun 2009, yaitu larangan bagi anak yang belum cukup usia untuk mengendarai sepeda motor. Kegiatan tersebut akan terus berkelanjutan. Anggota Satlantas khususnya Unit Dikyasa akan secara intensif mengadakan imbauan pada sekolah-sekolah.

“Kegiatan hari ini sengaja untuk menyosialisasikan di SMP seluruh Ngawi tentang UU No. 2 Tahun 2009 tentang larangan mengendarai sepeda motor yang belum cukup umur,” jelas Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto usai menjadi pembina upacara di SMP 1 Ngawi.

Tujuan dari kegiatan ini dalam rangka menekan tingginya angka laka dengan korban para pelajar sekolah. Dan tidak akan terjadi lagi adanya kecelakaan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu yang mengakibatkan hilangnya dua nyawa pelajar SMP seketika.

“Jadi kita tidak berharap tidak ada adik-adik kita menjadi korban kecelakaan di jalan raya lagi,” pungkas Yanto Mulyanto.KBID-NGW

Related posts

Gedung Baru Diresmikan, Dewan Gelar Buka Puasa Bareng Ratusan Anak Yatim

RedaksiKBID

Dukung PSBB, FPKS Minta Data MBR Dinaikkan hingga 400 Ribu KK

RedaksiKBID

Seleksi PPDB Gunakan Sistem Zonasi, Warga Banyuurip Kesulitan Masuk SMP Negeri

RedaksiKBID