KampungBerita.id
Politik & Pilkada Teranyar

Prihatin Kasus Persekusi, NasDem Jatim Ajak Masyarakat Hormati Guru

Ketua DPW Partai NasDem Jatim Sri Sajekti “Jeanette” Sudjunadi bersama puluhan caleg termasuk artis seperti Tessa Kaunang, Ratna Listy, Fivey Rachmawati, Krisna Mukti dan Diana Santra saat meluncurkan gerakan Hormati Guru.

KAMPUNGBERITA.ID – Kasus kekerasan murid pada guru yang terjadi beberapa tahun terakhir, apalagi di Wringin Anom Gresik yang sempat viral di media sosial. Membuat banyak pihak merasa miris dan prihatin terhadap profesi guru. Termasuk Partai Nasdem beserta Calegnya sehingga membuat gerakan “Hormati Guru” dan menghimbau siapapun untuk segera mengakhiri Bullying.

Ketua DPW Partai NasDem Jatim Sri Sajekti “Jeanette” Sudjunadi menjelaskan, gerakan moral Hormati Guru yang diikuti puluhan caleg termasuk artis seperti Tessa Kaunang, Ratna Listy, Fivey Rachmawati, Krisna Mukti dan Diana Santra. Sebagai upaya agar kejadian kekerasan murid pada guru tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Gerakan moral ini kita lakukan, karena ada kejadian – kejadian penganiayaan guru yang tidak kita inginkan. Sebelum kejadian di Gresik, ada kejadian serupa di Sampang”, kata Sri Sajekti di kantor Bappilu NasDem Jatim, Minggu (17/2).

Untuk itulah NasDem Jatim sebagai parpol, mempunyai fungsi mengajak masyarakat untuk menggelorakan kembali gerakan menghormati guru, supaya peristiwa negatif tersebut tidak menjadi fenomena sosial. Karena berkat jasa mulia seorang guru, generasi bangsa bisa menjadi pintar.

“Ini jangan sampai menjadi fenomena, ayo kita gelorakan kembali gerakan untuk menghormati guru. Kita bisa membaca, menulis itu karena guru – guru itu”, tambah Sri Sajekti.

Bagi Fivey Rachmawati atau akrab disapa Five V, peristiwa guru menjadi korban kekerasan yang dilakukan siswa didiknya, menunjukkan bahwa dunia sudah terbalik, dan itu sungguh ironis sekali. Seharusnya generasi milenial tetap menghormati guru sebagai orang tua sendiri di sekolahan.

“Kok malah sekarang anak sendiri bisa berani terhadap orang yang sudah tua, istilahnya orang yang kita hormati. Itu sangat ironis sekali, makanya dengan ini kan kita mencoba untuk merefresh lagi, memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat bahwa, biar pun kita orang milenial anak muda tetap harus menghormati orang tua, menurut saya pembullyan itu harus dihapuskan”, terang Caleg DPR RI Partai NasDem dari Dapil Depok – Bekasi ini.

Hal senada diucapkan Ratna Sulistyaningsih atau Ratna Listy, bahwa profesi guru harus dihormati siapapun tak terkecuali muridnya, karena guru itu mempunyai jasa besar yang bisa melahirkan pemimpin masa depan.

“Tolong ingat lagi, guru itu punya jasa besar loh. Jangan kalau misalkan nih kita sebagai orang tua melihat anak gak hormat sama guru, orang tuanya diam aja, itu salah orang tua”, kata Ratna Listy.

Untuk menunjang gerakan moral hormati guru, Partai NasDem Jatim dan Calegnya membagikan selebaran “Guruku Hebat, Guruku Kuhormati” di beberapa mall dan perempatan jalan di Surabaya. KBID-DJI

Related posts

Benteng Pendem, Bakal jadi Ikon Ngawi Selain Museum Trinil

RedaksiKBID

Aksi Risma Pungut Sampah Dicibir, Demonstran: Pencitraan!

RedaksiKBID

Sahur Bareng Warga, Emil Dardak Mengaku Terkesan

RedaksiKBID