KampungBerita.id
Kampung Raya Madrasah Peristiwa Surabaya Teranyar

Program Beasiswa Pemuda Tangguh Baru Terserap 5.000, Komisi D: Sosialisasi Disbudporapar ke Masyarakat Masih Minim

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, WIwik Widyawati (tengah) ketika hearing di Komisi D DPRD Kota Surabaya.@KBID-2022

KAMPUNGBERITA.ID-Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah menyesalkan petunjuk teknis (juknis) Program Beasiswa Pemuda Tangguh baru diterimanya. Padahal program tersebut sudah diteken sejak 29 Maret lalu.

“Andai rapat terakhir kita mendapatkan juknis itu, kami bisa membantu sosialisasi ke masyarakat, apa sih Program Beasiswa Pemuda Tangguh. Semoga ini jadi perbaikan atau evaluasi bersama,”ujar Khusnul, Senin (11/7/2022).

Selain itu, Khusnul juga menanyakan persyaratan untuk mendapatkan beasiswa prestasi akademik, yang mana adalah ketentuan minimal.

Jika hal itu mengacu pada rapor, menurut Khusnul, logikanya anak-anak posisinya kelas 10 dan naik ke kelas 11.”Kalau misalnya tidak tercapai, berarti ada pelajaran yang perlu dilakukan remidi. Maka Disbudporapar harus berdiskusi lebih lanjut terkait beasiswa ini,” ungkap Khusnul.

Politisi PDI-P ini membeberkan, dari kuota 15.413 beasiswa kepemudaan. Hingga Juli baru terserap 5.000. Sehingga ada 8.000 pemuda yang belum mengakses atau belum tahu terkait informasi tersebut.

“Sebenarnya kalau ngomong MBR, ya MBR. Makanya, kami berharap juknis itu disampaikan lebih awal agar kemudian masyarakat itu memahami,” tandas Khusnul

Lebih jauh, Khusnul mengungkapkan, bahwa Program Beasiswa Pemuda Tangguh memungkinan dibuka kembali untuk gelombang ke dua. Dengan begitu, pihaknya optimistis anak-anak dan pemuda di Kota Surabaya dapat mengakses beasiswa.”Mungkin bulan depan,”imbuh dia.

Dia juga mengintruksikan agar flyer atau promosi yang ringkas soal beasiswa ini mengacu pada ketentuan yang ada. Sekaligus mencantumkan kriteria ketentuan minimal (KKM), karena tidak semua masyarakat mengetahuinya.
“Kami sampaikan sosialisasi harus lebih masif lagi kalau ngomong soal pemuda,”kata Khusnul.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwik Widyawati, menyatakan, gelombang pertama pihaknya telah menjaring atau mendapatkan 5.000 siswa.
Namun, berdasarkan catatannya, ada beberapa siswa belum melengkapi sejumlah poin dalam form beasiswa tersebut. “Artinya kami harus cek kembali anak-anak ini sekolahnya dari mana dan sebagainya.” ujar Wiwik,

Dia menjabarkan, Program Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan beasiswa baru 2020 yang mana beasiswa tersebut terdiri dua komponen. Yakni bantuan biaya pendidikan dan seragam. “Jadi bantuan biaya pendidikan ini, nanti bisa dimanfaatkan oleh siswa, pemuda untuk menunjang pendidikan. Jadi bukan siswa SMP,” ungkap Wiwik.

Beasiswa ini, lanjut Wiwik, merupakan bantuan biaya pendidikan yang pemanfaatannya digunakan untuk menunjang pendidikan. Misalnya untuk beli buku, uang mungkin yang seperti kemarin. Ada pulsa yang dipakai untuk daring dan sebagainya.

Untuk itu, Wiwik menepis anggapan bila persyaratan mendapatkan beasiswa terlalu ribet. Sebab menurut dia, beasiswa ada dua komponen, yakni prestasi akademik dan non akademik. “Jadi semua juga jelas,” tegas Wiwik.

Dia menegaskan, terkait Program Beasiswa Pemuda Tangguh ini sebenarnya dijuknis sudah sangat moderat. “Yang mungkin perlu kami sampaikan, bagaimana sosialisasinya segera dimasifkan,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Mediasi Sengketa Lahan PT Darmo Permai – Warga Tubanan, Komisi C Sarankan Pemkot Gandeng Kejaksaan

Baud Efendi

Tunda Bangun Tanggul Laut, Pemkot Surabaya Fokus Optimalisasi Infrastruktur Pengendali Banjir Rob

DJUPRIANTO

Tidak Ada Penutupan Pelabuhan, Penanganan Petikemas Terpapar Cesium 137 Berjalan Aman

Baud Efendi