KampungBerita.id
Madrasah Surabaya Teranyar

PTM Berlangsung, Komisi D Minta Pemkot Mitigasi Risiko Potensi Penularan Covid-19 di Sekolah

PTM Surabaya
Rapat Komisi D dengan Dinas Pendidikan Surabaya.@KBID2022

KAMPUNGBERITA.ID – Komisi D DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan mitigasi potensi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.  Hal ini lantaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen sudah mulai digelar sejak Rabu 5 Januarai lalu.

Dalam koordinasi Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama jajaran dinas pendidikan, dinas kesehatan pemkot Surabaya dan pakar epidemiologi sebelumnya disepakati PTM digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo menyampaikan beberapa catatan terkait pelaksanaan PTM sekolah. Pertama, Cahyo menyampaikan pelaksanaan PTM harus tetap mempertimbangkan situasi pandemi terkini. Pemkot diharapkan melakukan upaya mitigasi resiko yaitu pengawasan di tempat – tempat keramaian misalnya pintu – pintu masuk Kota Surabaya di terminal, stasiun maupun pelabuhan. “

Perlu dilakukan tracing di pintu-pintu masuk kota untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 khususnya varian omnicron,” ujarnya.

Kedua, Cahyo menyampaikan perlu ditingkatkan sosialisasi ke warga sekolah terkait protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun hingga menggunakan masker. Ketiga, tiap usaha kesehatan sekolah (UKS) dan satgas covid 19 sekolah dipastikan sudah terhubung dengan puskesmas setempat.

Keempat, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya ini juga menyampaikan pelaksanaan PTM 100% memperhatikan kapasitas kelas yang memenuhi unsur prokes yaitu saling menjaga jarak antar peserta didik di kelas sejauh 1 meter, adanya aliran udara yang baik serta infrastruktur pendukung belajar mengajar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan.

Kelima, Cahyo menyampaikan Pemkot perlu memperhatikan data dan informasi terkait naik dan turunnya Covid-19 ditahun sebelumnya.  Terakhir Cahyo menekankan pentingnya semua pihak termasuk orang tua wali murid untuk menjaga kesehatan, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan pelaksanaan PTM di sekolah tidak menjadi kambing hitam atas lonjakan yang terjadi. KBID-PAR

Related posts

PHK terus Terjadi, Jumlah Pengangguran di Sidoarjo terus Meningkat

RedaksiKBID

Pekerja RHU Mengeluh, DPRD Surabaya Minta Pemkot Revisi Perwali 33/2020

RedaksiKBID

Memudahkan Logistik Pelaku UMKM dan e-Commerse Sidoarjo, CSC Gandeng Garuda Indonesia

RedaksiKBID