KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Reses di Kalijudan, Eri Irawan Disambati Normalisasi Saluran Air, Pavingisasi, dan Pemasangan CCTV

Eri Irawan mengadakan reses di Kelurahan Kalijudan.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID Anggota DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan yang menggelar Reses Sidang ke-2 Masa Persidangan ke-2 Tahun Anggaran (TA) 2026 di Kalijudan, Kamis (12/2/2026) malam, menerima keluhan berbagai persoalan infrastruktur.

Di antaranya, pavingisasi dan normalisasi gorong-gorong saluran air. Normalisasi saluran air ini sangat penting agar genangan air cepat surut ketik hujan lebat. Apalagi, belakangan ini cuaca ekstrem melanda Surabaya.

Salah seorang warga menyampaikan aspirasinya, bahwa di wilayah Kalijudan sebenarnya tidak banjir. Hanya saja setiap kali tutun hujan lebat, akses jalan tergenang. “Parahnya, para pengendara yang melintas tidak mau mengurangi kecepatannya. Akhirnya, gelombang air di jalan tersebut sering masuk ke pekarangan rumah warga,”jelas dia.

Untuk itu, warga meminta penggantian paving dan ada polisi tidur atau pembatas jalan (speed bump/hump), berupa gundukan agar pengendara yang lewat dapat mengurangi kecepatan. “Warga butuh paving baru dan ada polisi tidur atau pembatas jalan, agar pengendara yang lewat mengurangi kecepatannya saat melintas di kampung,” tegas dia.

Selain itu, warga juga  menyampaikan aspirasinya terkait kondisi keamanan lingkungan untuk mengantisipasi terjadinya  aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga mengusulkan agar  dipasang CCTV di setiap lingkungan RW sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan. “Di wilayah Kelurahan Kalijudan ini memang tidak rawan pencurian motor, namun alangkah baiknya di setiap RW ada pengawasan melalui CCTV,” ujar dia.

‎Menanggapi laporan tersebut, Eri Irawan menegaskan,apa yang jadi usulan warga terkait CCTV telah masuk dalam program Pemkot Surabaya Tahun Anggaran 2026. Dia juga meminta pihak kelurahan ikut mengawal aspirasi warga di wilayah Kelurahan Kalijudan. “Mudah-mudahan program Pemkot Surabaya untuk CCTV ini segera turun, karena pada anggaran 2026 ini juga ada program CCTV. Saya juga minta Pak Lurah ikut mengawal  usulan warga kalau sudah mengajukan menjadi skala prioritas,” ungkap dia.

Sedangkan terkait percepatan realisasi infrastruktur termasuk pavingisasi dan normalisasi gorong-gorong saluran air, Eri Irawan akan menyampaikan ke Pemkot Surabaya agar segera ditindaklanjuti.

‎Selain persoalan percepatan realisasi infrastruktur, Eri Irawan juga menyoroti pentingnya sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan pihak kepolisian dengan hadirnya pengawasan CCTV di lingkungan wilayah setiap RW.

Menurut dia, dengan adanya CCTV di lingkungan wilayah setiap RW, maka dapat membantu kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap tindakan kriminal curanmor lebih cepat di Surabaya. “Saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pelaksanaan Bazar Motor kemarin yang digelar Polrestabes Surabaya ada 1.050 unit motor yang siap dikembalikan. Ini sudah menunjukan sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan aparat kepolisian,” jelas dia.

Dia menambahkan, dengan direalisasikan CCTV yang merata di lingkungan wilayah setiap RW, maka diharapkan warga yang kehilangan motor nanti lebih cepat terungkap oleh aparat kepolisian, dan tingkat kejahatan menjadi minim di Surabaya.

Lebih jauh, Eri Irawan menekankan bahwa upaya pencegahan curanmor tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian maupun pemerintah kota, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. “Tidak bisa hanya dijaga aparat kepolisian maupun pemerintah kota, karena keamanan ini harus kita jaga bersama,” terang dia.

Karena itu dalam reses kali ini, Eri Irawan mengajak warga Surabaya bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan wilayahnya masing-masing. “Hari ini menjadi pembelajaran kita. Ayo bersama-sama kita gotong royong dengan bahu-membahu untuk menjaga keamanan Kota Surabaya,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Singkirkan 14 Finalis, Surabaya jadi Kota Terpopuler secara Online di Guangzhou Award 2018

RedaksiKBID

Kementerian PUPR Tetapkan Malang Kota Layak Huni 2017

RedaksiKBID

Akuntansi Jadi Pilar Keberlanjutan, TPS Bagikan Praktik ESG di Kampus UMM

Baud Efendi