
KAMPUNGBERIA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menggelar Rapat Paripurna untuk membahas dan menetapkan Rancangan Berita Acara Persetujuan Bersama antara DPRD dan Wali Kota Surabaya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun Anggaran 2026 tepat di Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025.
Pada momentum tersebut, Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp12,7 triliun.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono ini berlangsung pada Senin (10/11/2025) pukul 11.15 WIB di ruang rapat paripurna, dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMD, seluruh anggota dewan, serta awak media.
Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, seluruh fraksi menyampaikan pandangan mereka secara aklamasi tanpa membacakan naskah pandangan fraksi.
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam pembahasan APBD 2026. Ia menilai seluruh tahapan berjalan lancar sesuai jadwal. “Rangkaian pembahasan berlangsung baik dan sesuai timeline penetapan APBD 2026. Kami percaya program-program yang disusun akan terserap maksimal untuk kepentingan warga,” ujar Adi.
Rapat paripurna diakhiri dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Wali Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Eri Cahyadi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota dewan atas kerja sama yang solid. “Hari ini waktunya kita bergandengan tangan. APBD 2026 tidak akan sempurna tanpa kolaborasi antara pemerintah kota dan DPRD. Pemerintah daerah yang baik adalah yang bekerja bersama demi warganya,” ujarnya.
Selanjutnya, Raperda APBD 2026 yang telah disepakati akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dievaluasi sebelum resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Eri berharap, APBD 2026 dapat menjadi instrumen nyata untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga Surabaya. “Semoga apa yang kita tetapkan hari ini menjadi amal jariah bagi kita semua,” katanya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyebut pengesahan APBD tersebut sebagai kado bagi masyarakat Kota Pahlawan.
“Alhamdulillah, di Hari Pahlawan ini, kita sahkan APBD 2026 sebagai kado untuk masyarakat Surabaya,” ujar Arif Fathoni usai rapat paripurna.
Fathoni menjelaskan, APBD 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Surabaya, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Sejak awal kami ingin APBD 2026 ini menjadi triger pertumbuhan ekonomi kota Surabaya. Melalui program pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir yang saling terkoneksi, dan tentu program bantuan sosial lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah program prioritas akan difokuskan pada pemberdayaan generasi muda di tingkat RW, perluasan beasiswa Pemuda Tangguh, serta perbaikan rumah tidak layak huni.
“Harapannya, proyek-proyek infrastruktur yang dilakukan bisa menimbulkan peluang ekonomi baru di kawasan itu. Sehingga berbanding lurus dengan upaya pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD memberi catatan agar serapan anggaran dilakukan cepat dan tepat sasaran. Fathoni mengingatkan Pemkot agar tidak mengulang kebiasaan realisasi anggaran yang menumpuk di akhir tahun.
“Jangan lagi di triwulan pertama masih sibuk di perencanaan. APBD ini sudah disahkan, tinggal pelaksanaan. Karena bagaimanapun, Pemkot ingin berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional seperti yang diharapkan Pak Prabowo,” tegasnya.
Ia juga meminta pola penyerapan anggaran dibuat lebih merata di setiap triwulan. “Tidak boleh di awal serapan rendah, lalu di akhir baru digenjot. Kami ingin semua direncanakan sesuai waktu yang sudah ditentukan,” ucapnya.
Fathoni berharap APBD 2026 dapat menjadi motor penggerak ekonomi dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. “Mudah-mudahan APBD ini bisa terlaksana dengan baik, sesuai RPJMD yang sudah dirancang oleh Wali Kota Eri Cahyadi,” pungkasnya. KBID-PAR-BE

